RADAR SURABAYA - Raut wajah senang sekaligus terharu ketika namanya Dr.Eng.Ir.Dwi Arman Prasetya.,ST.,MT.,IPU.,Asean Eng., dipanggil sebagai penerima penghargaan Radar Surabaya Award 2025 dalam kategori Tokoh Inspiratif. Ia mendapat penghargaan sebagai "Akademisi Surabaya yang Mendorong Pemenuhan Tenaga Medis Melalui Pendirian Fakultas kedokteran di Indonesia".
Ia berharap penghargaan tersebut sebagai salah satu motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia. "Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bahwa siapa saja bisa berkontribusi khususnya dalam mempersiapkan fakultas kedokteran di Indonesia lebih baik lagi kedepannya," terang pria yang berprofesi sebagai Evaluator Direktorat Kelembagaan Dikti Saintek ini.
Ia menyatukan visi dengan cara memastikan kampus-kampus tumbuh menjadi rumah harapan untuk generasi dokter masa depan di Indonesia. Tidak hanya membuka fakultas kedokteran baru tapi memastikan semua fakultas kedokteran baru memiliki standar tinggi untuk menyelenggarakan kegiatan akademik.
"Generasi dokter masa depan harus punya standar tinggi, bukan saja karena mereka harus bersaing di era globalisasi, namun juga karena merekalah yang akan merawat generasi kita di masa tua kita nanti."
Ditangannya, 27 kampus dibimbing untuk mendirikan fakultas kedokteran (FK) yang bisa memenuhi kebutuhan dan pemerataan distribusi dokter di Indonesia. Termasuk fakultas kedokteran UK Petra Surabaya dan Universitas Megabuana Palopo yang kini menjadi rujukan FK baru di seluruh Indonesia.
"Kami mendukung penuh program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dokter dan pemerataan distribusinya di Indonesia dengan memastikan pendidikan calon dokter di FK sesuai standar," katanya.
Dengan pendidikan, sarana prasarana dan teknologi yang baik, tentunya akan mampu melahirkan dokter yang mumpuni dan bisa memenuhi kebutuhan dokter di Indonesia. Pastinya dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul bisa melahirkan dokter-dokter yang bisa berbicara secara nasional dan internasional.
Baginya, tidak harus menjadi dokter untuk memberi kontribusi nyata untuk negeri. Siapapun, dimanapun, dengan niat dan usaha, semua bisa memberi dampak. Dari Surabaya untuk Indonesia yang lebih sehat. (gun)
Editor : Guntur Irianto