Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bangun Politik yang Ramah dan Relevan, Arif Fathoni Gaet Hati Generasi Muda Surabaya

Dimas Mahendra • Jumat, 1 Agustus 2025 | 21:50 WIB

 

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya  Arif Fathoni menerima Radar Surabaya Award 2025. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya  Arif Fathoni menerima Radar Surabaya Award 2025. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
 

RADAR SURABAYA – Di tengah tantangan menurunnya kepercayaan publik, khususnya anak muda terhadap dunia politik, Arif Fathoni hadir sebagai anomali. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya itu tidak hanya aktif menyuarakan kepentingan rakyat, tapi juga berhasil menyegarkan wajah politik lokal lewat pendekatan yang inklusif, santun, dan komunikatif.

Ketua DPD Partai Golkar Surabaya ini baru saja kembali meraih penghargaan sebagai Tokoh Politik Inspiratif 2025 dari Radar Surabaya. Namun, bagi Fathoni, apresiasi itu hanyalah bonus dari kerja kolektif partai dan bentuk dorongan agar politik tidak lagi dianggap ruang yang elitis dan menakutkan, terutama oleh generasi muda.

“Politik seharusnya menjadi medan pengabdian yang menyenangkan kepada masyarakat secara luas, agar semua yang terlibat bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi manusia yang lain,” kata pria yang akrab disapa Mas Thoni itu.

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Sejak dipercaya memimpin Partai Golkar Surabaya, Fathoni konsisten membangun komunikasi dua arah. Ia rajin turun ke kampung, berdialog dengan komunitas, pelaku UMKM, hingga anak-anak muda lintas minat. Di berbagai kesempatan, ia mendorong mereka untuk aktif terlibat dalam proses kebijakan, bukan hanya menjadi penonton.

Tak heran, saat Pemilu 2024 lalu, Partai Golkar Surabaya mencatatkan lonjakan suara yang signifikan dan kembali menduduki kursi pimpinan DPRD. Sebuah capaian yang bukan hanya mencerminkan kerja mesin partai, tetapi juga hasil dari pendekatan yang membumi dan menyentuh akar aspirasi warga.

Menurut Fathoni, keberhasilan partai atau seorang politisi tidak boleh semata diukur dari perolehan suara, melainkan juga dari seberapa luas pengaruh baik yang ditularkan ke masyarakat. “Khoirunnas anfa’uhum linnas. Politik hari ini harus bisa menjawab keresahan masyarakat, termasuk anak-anak muda. Maka kita harus hadir, mendengar, dan bekerja nyata,” ungkapnya.

Tak hanya berhasil memimpin konsolidasi partai, Fathoni juga dikenal vokal dan kritis terhadap kebijakan pemerintah kota yang dinilai kurang menyentuh kebutuhan dasar rakyat kecil. Ia kerap mengingatkan agar program pembangunan tidak terjebak pada pencitraan atau proyek fisik semata, tapi juga memastikan anggaran berpihak pada rakyat seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi warga.

Sebelumnya, Arif Fathoni juga diganjar predikat Politisi Muda Inspiratif oleh PWI Jawa Timur atas kontribusinya dalam mendorong iklim politik yang terbuka dan dialogis.

Bagi Fathoni, apresiasi ini akan dijadikan sebagai penyemangat untuk terus mengabarkan dan menjadikan kolam politik sebagai kolam yang menyenangkan dan mengasyikkan, khususnya bagi generasi muda agar mereka tidak menjadi pribadi yang antipolitik.

“Politik tidak boleh jauh dari realitas rakyat. Dan pemuda tidak boleh jauh dari politik,” pungkasnya. (dim)

Editor : Lambertus Hurek
#Arif Fathoni #Radar Surabaya Award 2025 #Wakil Ketua DPRD Surabaya #dprd surabaya