Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Temukan Kasur dan Lemari di Pinggir Jalan, Wali Kota Surabaya Sidak ke Bubutan

Muhammad Firman Syah • Rabu, 30 Juli 2025 | 20:21 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Jalan Purwodadi, Kecamatan Bubutan, Rabu pagi (30/7), usai menerima laporan adanya tumpukan sampah rumah tangga.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Jalan Purwodadi, Kecamatan Bubutan, Rabu pagi (30/7), usai menerima laporan adanya tumpukan sampah rumah tangga.

Surabays - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Jalan Purwodadi, Kecamatan Bubutan, Rabu pagi (30/7), usai menerima laporan adanya tumpukan sampah rumah tangga berukuran besar di ruang publik.

Dalam sidak tersebut, Eri menemukan sejumlah barang seperti kasur, lemari, dan kursi yang dibuang sembarangan oleh warga. Barang-barang tersebut diduga berasal dari kegiatan kerja bakti massal "Surabaya Bergerak: yang berlangsung pada Minggu (27/7).

Eri menegaskan bahwa limbah yang ditemukan bukan merupakan hasil kerja bakti biasa seperti ranting atau daun, melainkan sampah rumah tangga besar yang seharusnya menjadi tanggung jawab masing-masing warga.

"Masyaallah, yang dibuang ini bukan hasil kerja bakti biasa seperti ranting pohon. Tapi kasur, meja, kursi itu kan sebenarnya tanggung jawab warga," ujar Eri.

Ia mengingatkan jajaran Pemkot Surabaya agar tidak serta-merta mengangkut sampah besar tersebut. Menurutnya, pelayanan tanpa batas justru akan membuat masyarakat abai terhadap kewajiban pribadi dalam pengelolaan sampah.

"Saya sudah bilang ke rekan-rekan, ini tidak bisa dibiarkan terus. Harus ada edukasi ke warga, agar mereka paham mana yang jadi tanggung jawab Pemkot, dan mana yang seharusnya mereka urus sendiri," jelasnya.

Pemkot, lanjut Eri, akan terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah, khususnya limbah besar non-harian yang tidak termasuk dalam layanan rutin Dinas Kebersihan.

"Kalau kesadaran ini tidak dibangun bersama, Surabaya bisa semrawut. Sekarang saatnya kita ubah pola pikir masyarakat. Kota ini harus bersih, tapi juga tertib," tegasnya. (dta/ris/fir)

Editor : M Firman Syah
#sampah #Wali Kota #surabaya #bubutan #sidak #Eri Cahyadi #besar