RADAR SURABAYA - Sebuah rumah milik Budi Soejanto di Jalan Jimerto, Kelurahan Ketabang, Genteng, Surabaya terbakar pada bagian plafon dan atap, Rabu (23/7) dini hari. Akibatnya luas area yang terbakar sekitar 10 x 10 meter pada bagian atap. Tidak ada korban luka dan jiwa akibat kebakaran.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Wasis Sutikno menjelaskan, untuk yang mengetahui awal api adalah tetangga depan yang berjualan kopi atau pemilik warkop.
"Keterangan penjual kopi, api terlihat di atas atap, sempat dikira yang terbakar kabel listrik," ucapnya, Rabu (23/7).
Namun kobaran api justru semakin merata di bagian atap. Saksi lalu memberitahu penghuni rumah bila terjadi kebakaran. Kemudian warga sekitar keluar. Peristiwa kebakaran dilaporkan ke 112 dan petugas pemadam kebakaran.
"Sebanyak 12 Unit Tempur kita kerahkan ke lokasi untuk memadamkan api," sebutnya.
Menurut Wasis, untuk api berada di bawah atap atau di dalam plafon dan berpencar - pencar. Petugas membongkar genteng dan plafon untuk menemukan titik api dan melakukan pemadaman.
"Pemilik tidak berada di tempat, dan yang tinggal di rumah tersebut adalah dua orang ART (asisten rumah tangga) atas nama Kuswati dan Endang Kurnia," bebernya.
Berkat kesigapan petugas, api pokok berhasil dipadamkan pukul 02.13. Petugas melanjukan dengan pembasahan hingga lokasi kondusif pukul 02.36. Tidak ada korban luka dan jiwa akibat kebakaran. "Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik," tutupnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto