Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Intimidasi dengan Kekerasan dan Sekap Pegawai Finance, Lima Anggota Ormas di Surabaya Ditetapkan Tersangka

M. Mahrus • Sabtu, 19 Juli 2025 | 17:26 WIB

 

Tangkapan gambar dari video viral pegawai finance saat dibawa keluar ruangan oleh salah satu ormas di Surabaya. (IST)
Tangkapan gambar dari video viral pegawai finance saat dibawa keluar ruangan oleh salah satu ormas di Surabaya. (IST)


RADAR SURABAYA - Sebanyak lima orang anggota salah satu ormas di Surabaya mengintimidasi, melakukan kekerasan dan dugaan penyekapan terhadap seorang pegawai finance. Namun polisi belum membeber identitasnya karena masih dilakukan pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (16/7) lalu. Pihaknya menerima laporan dari warga masyarakat bahwa telah terjadi penyekapan orang dibawa ke sebuah kantor ormas.

Atas laporan tersebut anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya meluncur ke TKP.  "Di sana benar ternyata ada kepala BOT Finance telah dibawa lima orang ke kantornya. Dan dengan beberapa intimidasi intinya yang bersangkutan diminta untuk menyerahkan kendaraan yang telah disita atau tarik," ujarnya.

Ia menambahkan, lima orang yang membawa pegawai finance ternyata bukan pemilik kendaraan. Sehingga tidak ada hubungan hukum dengan finance. Selain itu korban selaku debitur juga tidak ikut.

"Nah, setelah dilakukan pemeriksaan dan ditemukan bukti di dalam video yang bersangkutan telah melakukan ancaman kekerasan terhadap korban atas kejadian tersebut lima pelaku ditetapkan tersangka karena membuat perasaan tidak enak dan pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun," ucapnya. 

Mantan Kasubdit III Tipidkor Polda Jatim ini menuturkan selain intimidasi, korban juga mendapatkan tindakan kekerasan dari tersangka. "Korban dipiting," sebutnya.

Edy mengingatkan seluruh masyarakat jangan bermain-main dengan gaya preman di Surabaya. Pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku. "Berkaitan dengan gaya preman, negara akan hadir. Negara tidak boleh kalah dengan preman," tegasnya. (rus)

Editor : Lambertus Hurek
#penyekapan #ormas #penyekapan karyawan finance #preman tarik kendaraan #intimidasi