Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Trotoar Akses Suramadu Disalahgunakan, Warga Kedung Cowek Desak Penertiban

Muhammad Firman Syah • Kamis, 17 Juli 2025 | 22:48 WIB
Trotoar di akses jalan menuju Jembatan Suramadu, tepatnya di kawasan Kedung Cowek, Surabaya, berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
Trotoar di akses jalan menuju Jembatan Suramadu, tepatnya di kawasan Kedung Cowek, Surabaya, berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

Surabaya - Trotoar di akses jalan menuju Jembatan Suramadu, tepatnya di kawasan Kedung Cowek, Surabaya, berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Kondisi ini menimbulkan keresahan warga dan menodai wajah kota.

Trotoar yang semestinya menjadi jalur aman bagi pejalan kaki serta bagian dari estetika kota, kini dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga dan limbah lainnya. Bau menyengat dan pemandangan kumuh pun tak terelakkan, memperburuk kualitas lingkungan sekitar.

Warga menilai fenomena ini sudah berlangsung lama tanpa penanganan efektif. Kebiasaan buruk sebagian oknum masyarakat membuang sampah sembarangan turut memperparah situasi. Padahal, sampah yang menumpuk bukan hanya mengganggu visual, tetapi juga berpotensi menimbulkan penyakit serta menyumbat saluran drainase saat musim hujan.

"Kondisi ini memalukan. Kami butuh tindakan nyata dari pemerintah untuk membersihkan trotoar dan memberi efek jera bagi pelanggar," ujar salah satu warga Kedung Cowek kepada wartawan.

Mereka mendesak pemerintah kota melakukan penertiban menyeluruh, mulai dari pembersihan lokasi hingga pengawasan ketat terhadap perilaku warga. Tanpa penegakan hukum dan edukasi berkelanjutan, masalah ini dikhawatirkan akan terus berulang.

Isu sampah di ruang publik seperti ini mencerminkan tantangan besar dalam pengelolaan kota. Selain tanggung jawab pemerintah, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar fasilitas umum tetap bersih, tertib, dan berfungsi sebagaimana mestinya. (mg/fir)

Editor : M Firman Syah
#keresahan masyarakat #pembuangan sampah #trotoar