RADAR SURABAYA - GW, 24, dan YI, 21, dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditembak Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya ternyata sudah beraksi 12 TKP di Surabaya. Tersangka GW dan YI terakhir kali beraksi mencuri motor di Tambaksari Surabaya terekam CCTV dan videonya viral di media sosial (medsos).
"Sebanyak 12 TKP curanmor yang sudah dilakukan oleh GW ini dengan berganti-ganti pasangan. Ada yang dengan YI dan ada juga yang dengan ada empat pelaku lain tandem dengan yang bersangkutan," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan, Senin (7/7).
Ditambahkan Lutfhie untuk empat pelaku lain tandem tersangka GW masih dilakukan pengejaran oleh anggota Jatanras. Sementara untuk sosok GW sendiri merupakan residivis. Tersangka sudah dua kali keluar masuk penjara.
"Yang pertama adalah kasus pencurian divonis selama lima bulan. Kemudian berikutnya setelah keluar dia melakukan lagi pencurian atau penjambretan dan divonis selama dua tahun," terangnya.
Polisi dengan tiga melati di pundak ini menyebutkan untuk modus pelaku mencuri motor menggunakan kunci T dan alat pembuka magnet penutup kunci. Pihaknya menyebut anggota Jatanras juga masih melakukan pengembangan terhadap penadahnya.
"Tersangka menyasar motor matik Beat. Karena menurut keterangan yang bersangkutan, Honda Beat itu lebih mudah untuk penjualannya dan harganya relatif lebih tinggi," bebernya.
Diberitakan sebelumnya Tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menembak kaki dua pencuri motor. Tersangka GW alias SL, 24, dan YI, 22, warga Kedung Mangu Sidotopo Wetan Surabaya. Keduanya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena berupaya kabur dan membahayakan polisi saat akan ditangkap. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto