RADAR SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berkomitmen kuat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.
Hal ini sejalan dengan visi Unesa sebagai kampus yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika.
Wakil Rektor IV Unesa Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dwi Cahyo Kartiko mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut, Unesa secara aktif melaksanakan berbagai program pencegahan, yang menjadi bagian integral dari tridarma perguruan tinggi.
“Sebagaimana semangat dan komitmen kita bersama di bawah komando Rektor Unesa, Cak Hasan, bahwa kampus harus menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman," ujarnya, Senin (30/6).
Upaya pencegahan ini meliputi edukasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa.
"Program ini tidak hanya dijalankan di lingkungan kampus, tetapi juga diperluas ke masyarakat sekitar. Sebagai langkah awal, seluruh mahasiswa baru Unesa diwajibkan menyertakan surat bebas narkoba," jelas Dwi.
Lebih lanjut, Unesa juga melibatkan mahasiswa dalam program edukasi pencegahan narkoba di sekolah-sekolah melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT).
Tes urine rutin juga dilakukan secara berkala di semua fakultas, menyasar mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan pimpinan.
"Nanti ada tes urine juga sekitar Agustus dan September 2025 mendatang untuk mahasiswa baru," ungkap Dwi Cahyo.
Langkah ini bentuk kepedulian Unesa terhadap pendidikan dan masa depan generasi bangsa Indonesia.
Pihaknya juga melakukan kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat, provinsi, dan kota juga telah terjalin.
Kolaborasi ini menghasilkan berbagai program, salah satunya rehabilitasi sosial rawat jalan penyalahgunaan narkoba.
Cara ini menjadi spirit dan semangat bagi Unesa memperkuat pencegahan narkotika di dalam dan luar kampus.
"Komitmen Unesa ini menunjukkan keseriusan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba, serta berkontribusi aktif dalam upaya nasional pemberantasan narkoba," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari