RADAR SURABAYA - Seorang ibu rumah tangga Sulistyanti, 43, menjadi korban jambret di Jalan Jeruk I, Lakarsantri Surabaya, Rabu (25/6). Akibat aksi pelaku yang diduga berjumlah tiga orang ini, gelang emas milik korban seberat 7 gram raib.
Suami korban Siwandi, 61, mengatakan semula istrinya mengendarai motor Honda Beat untuk membeli bakso di depan gang I Jeruk Lakarsantri sekitar pukul 15.00. Saat itu kebetulan penjual bakso langganannya tutup.
Korban mengendarai motor masuk ke Gang I untuk membeli ke pedagang bakso langganan lainnya. Apesnya di tengah gang I Jeruk korban tiba-tiba dipepet motor yang dikendarai komplotan pelaku.
"Istriku dihadang motor pelaku. Kebetulan saat itu gang sepi. Terus gelang emas di tangan kiri diambil pelaku," ujarnya ditemui di rumah kawasan Jeruk Lakarsantri, Kamis siang (26/6).
Setelah berhasil merampas gelang, komplotan pelaku kabur berpencar. Siswandi menduga pelaku berjumlah tiga orang. Aksi pelaku saat itu juga terekam kamera CCTV yang ada di gang. "Dugaan pelaku tiga orang. Seorang pelaku masuk gang duluan. Terus dua temannya nyusul lalu menghadang motor dan yang kaos hitam mengambil gelang istri," jelasnya.
Kedua pelaku, lanjut Siswandi, yang memakai kaos hijau dan memakai jaket hitam putar balik setelah beraksi. Sementara seorang pelaku mengambil jalan yang berbeda. Menurutnya, aksi penjambretan itu diduga sudah direncanakan pelaku. Sebab pelaku sudah hafal lokasi dan masuk gang terlebih dahulu.
"Kondisi ibu kemarin sempat gemeter syok. Alhamdulillah sekarang baik, nggak sampai dilukai," ungkapnya.
Pemilik bengkel mobil ini mengaku akibat aksi pelaku kerugian sebuah gelang emas dengan nilai sekitar 7 juta. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Lakarsantri Kamis (26/6) pagi.
"Harapannya semoga pelaku ditangkap supaya nggak beraksi lagi dan gelang bisa kembali," ucapnya.
Kapolsek Lakarsantri AKP Sandi Putra saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut membenarkan korban sudah melapor di Mapolsek Lakarsantri. Pihak korban sudah dimintai keterangan. "Yang bersangkutan baru selesai di BAP. Saat ini tim opsnal sedang turun ke lapangan melaksanakan lidik," terang Sandi. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto