RADAR SURABAYA - Nur Hidayat, 49, suami yang melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Indah Novita, 49, di rumah Jalan Candi Lontar, Sambikerep Surabaya ternyata pernah ditahan dalam kasus yang sama.
"Pernah ditahan tiga bulan di Medaeng kasus sama kalau nggak salah tahun 2016. Dulu lapor ya di Polrestabes Surabaya," kata anak korban Mayra Azzahra, Kamis (19/6).
Mayra menambahkan, saat ditahan ayahnya sempat meminta maaf dan merayu kepada ibunya supaya memaafkan. Setelah keluar ternyata perilaku ayahnya tidak berubah. Pelaku kembali sering emosi hingga melakukan KDRT terhadap istrinya bila ada masalah sepele.
"Pemicunya selalu dari masalah sepele. Karena memang dasar orangnya temperamen sama keluarga tertutup. Sama orang luar itu baru percaya. Jadi meskipun mamaku ngomong sesuatu masalah sepele rumah tangga biasa langsung terbawa emosi," ucapnya.
Perempuan 22 tahun ini menyebut KDRT yang viral tersebut dilakukan ayahnya pada Senin (16/6). Saat itu bermula dari masalah sepele rumah tangga. Kemudian ayahnya dari ruang tamu menarik korban ke kamar.
"Dari sana langsung dipukulin ditendang ditampar diseret sampai kedepan hampir sampai ke pagar luar," sebutnya. Akibat aksi pelaku korban mengalami luka memar di tangan dan kaki. Selain itu punggung juga mengalami lecet.
"KDRT yang saya ingat mulai dari saya kecil. Ada kayaknya 20 tahunan lebih. Setiap hari pasti ada kejadian seperti itu," bebernya.
Ia menambahkan saat terjadi KDRT ayahnya selalu bilang akan mengusir ibunya dari rumah. "Jadi waktu marah ayo kon kamu tak usir ya diseret bener-bener sampai depan," ungkapnya.
Ditanya terkait apakah ayahnya pernah diperiksakan ke psikolog, Mayra menyebut ayahnya tidak percaya masalah begitu. "Nggak (pernah). Dia gak percaya soalnya masalah-masalah penyakit mental kayak itu. Kayaknya enggak, dia memang temperamen," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Viral di media sosial (medsos) seorang suami di Surabaya KDRT terhadap istrinya Indah Novita di rumah kawasan Candi Lontar, Sambikerep Surabaya, Senin (16/6).
Video tersebut direkam oleh anak perempuannya dari balik pintu rumah. Kemudian diunggah di medsos dan viral. Dalam video yang beredar menampilkan momen pelaku melakukan kekerasan terhadap istrinya di teras rumah dekat pagar dengan cara diseret. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto