RADAR SURABAYA – Provinsi Jawa Timur gerak cepat mewujudkan Sekolah Rakyat.
Sebanyak 19 Sekolah Rakyat (SR) untuk tahun ajaran baru 2025/2026 di Jawa Timur rencananya siap beroperasi pada Juli 2025 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Jatim Restu Novi Widiani, Selasa (17/6).
"Sekolah-sekolah itu sudah siap secara sarana prasarana, pendidik dan peserta didiknya," katanya.
Novi menambahkan operasional SR dilakukan dua tahap pada tahun ini.
Tahap pertama dimulai pada pertengahan Juli. Sedangkan tahap kedua, pada September.
"Setelah dirapatkan, nanti dibuka dulu 19 SR. Ini bersamaan dengan hari masuk sekolah umum," katanya.
Lebih lanjut Novi mengatakan ada tiga SR milik Pemprov Jatim yang siap memulai ajaran baru.
Yakni, SR jenjang SMP yang ada di Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (UPT PPSPA) milik Dinsos Jatim di Kota Batu, SR jenjang SMA di BPSDM Jatim (Kampus Jalan Kawi Kota Malang) dan SR jenjang SMA di SMKN Maritim Lamongan.
"Kuota siswa sudah terpenuhi semua. Untuk SR di Batu, kuotanya sebanyak 75 siswa sudah terisi semua. Ada tiga rombel di sana. Lalu, di BPSDM Kampus Kota Malang, juga sudah terpenuhi sebanyak tiga rombel dengan total 75 siswa. Selanjutnya, SR di SMK Lamongan juga dibuka tiga rombel SMA sebanyak 75 siswa," katanya.
Khusus untuk SR di Batu, Novi menyebut jika kuotanya akan ditambah.
Dari semula tiga nanti akan ditambah menjadi enam rombel.
Penambahan tersebut dilakukan seiring bertambahnya antusias pendaftar.
"Proses seleksi siswa dilakukan secara transparan. Tidak bisa digonta-ganti begitu saja. Sebab daftar siswa terpilih akan di-SK-kan. Ini dipantau langsung pemerintah pusat. Sehingga siswanya benar-benar terpilih," pungkasnya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa