RADAR SURABAYA - Penangkapan admin grup facebook (FB) Gay Khusus Surabaya menguak fakta baru. Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo mengungkapkan, jika anggota grup tersebut mencari pasangan untuk bersetubuh. Mereka bahkan mengajak tiga hingga empat orang secara langsung.
Mereka mencari pasangan di FB, setelah itu anggota grup ini melanjutkan aktifitas di WhatsApp (WA). Mereka rata-rata mengajak berhubungan badan antar sesama lelaki lebih dari dua orang. "Mereka janjian di WA untuk memastikan kemana mereka akan bertemu. Sebagian besar anggota grup ini gay atau penyuka sesama jenis," terangnya.
Dari hasil penyidikan, diketahui jika anggota grup ini rata-rata mengajak janjian bertemu untuk berhubungan badan di hotel. Mereka semua berasal dari Surabaya. "Mereka (anggota grup, red) berasal dari Surabaya. Karena setiap kali mengajak bersetubuh selalu di hotel wilayah Surabaya," jelasnya.
Ia menuturkan, kebanyakan anggota grup tersebut memilih untuk melanjutkan percakapan di WA. Mengenai tersangka MFK dan GR, pihaknya memastikan kedua tersangka juga penyuka sesama jenis atau gay. Bahkan ikut mencari pasangan di grup tersebut. "Keduanya juga gay," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Unit Siber Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap praktik penyebaran konten asusila di Grup Facebook (FB) bernama Gay Khusus Surabaya. Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka. MFK, 34, Warga Dupak Magersari, Surabaya, dan GR, 36, warga Pakis, Surabaya, keduanya saat ini ditahan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (sur/gun)
Editor : Guntur Irianto