Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

61 Jemaah Surabaya Wafat, Imbauan Kesehatan Ditingkatkan Pasca Kepulangan Haji dengan Mewaspadai Penyakit Menular

Rahmat Sudrajat • Minggu, 15 Juni 2025 | 05:42 WIB
SELAMAT: Jemaah haji dari berbagai daerah di Jawa Timur telah tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya sebanyak 3.028 orang hingga Sabtu (14/6).
SELAMAT: Jemaah haji dari berbagai daerah di Jawa Timur telah tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya sebanyak 3.028 orang hingga Sabtu (14/6).

RADAR SURABAYA - Hingga Sabtu (14/6) malam, jemaah haji yang telah tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya sebanyak 3.028 yang terdiri dari 8 kloter.

Sebanyak 61 jemaah haji Surabaya wafat baik di tanah suci maupun di tanah air sebelum berangkat.

Jemaah haji diimbau tetap menjaga kesehatan saat hendak pulang ke tanah air maupun saat tiba di daerah.

Terutama menggunakan masker dan menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Perwira Jaga Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, dr. Rofiud Darojat menegaskan bahwa menjaga kesehatan bagi jemaah yang akan menempuh perjalanan jauh dari tanah suci ke tanah air penting mengingat masih adanya potensi penyakit menular seperti MERS-CoV, Covid-19, dan influenza di Arab Saudi.

Bahkan dr Rofiud menyebut, semua pelaku perjalanan luar negeri seperti jemaah haji berpotensi membawa penyakit menular dari luar negeri.

"Makanya kebijakan pemerintah dalam 21 hari ke depan jemaah haji harus aware terhadap kesehatannya. Karena bisa jadi sakit yang dirasakan itu bukan penyakit yang ada di Indonesia kemungkinan importasi penyakit," katanya.

Ia juga menyarankan agar jemaah yang mengalami gejala penyakit segera mengunjungi puskesmas terdekat dan menunjukkan barcode Satu Sehat Health Pass (SSHP) sebagai pengganti Kartu Kesehatan Jemaah Haji (K3JH).

"Petugas kesehatan harus aware dan mempertimbangkan kemungkinan penyakit menular saat melakukan pemeriksaan," tutur dr. Rofiud.

Ia juga menyebut jemaah yang tiba di asrama haji rata-rata mengalami kelelahan akibat perjalanan panjang sekitar 10 jam dan perbedaan iklim antara Arab Saudi dengan Surabaya.

Layanan kesehatan telah disiapkan untuk membantu para jemaah beradaptasi dan memulihkan kondisi saat tiba di asrama haji.

"Rata-rata jemaah yang tiba dan dirujuk ke klinik asrama haji mengalami kelelahan karena perjalanan jauh. Tapi kami sudah antisipasi agar jemaah bisa beradaptasi untuk memulihkan kondisi dan kembali ke daerah dengan kondisi prima," ungkapnya.

Sementara itu, hingga hari ke-3 kedatangan jemaah haji di Surabaya jumlah yang wafat juga terus bertambah.

Dari data yang dihimpun jemaah haji secara nasional yang wafat mencapai 279 orang.

Sedangkan jemaah haji Surabaya yang wafat di tanah suci mencapai 57 orang.

Ditambah dengan yang wafat di RS Haji Surabaya atau sebelum keberangkatan ke tanah suci sebanyak 4 orang.

Sehingga total jemaah haji Surabaya yang wafat mencapai 61 orang. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #Jemaah Meninggal #jemaah haji #kesehatan #debarkasi surabaya #Asrama Haji #covid-19