Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gelar Srawung International Film Screening, Tayangkan Film Lintas Negara "Cross Realities" di Surabaya

Rahmat Sudrajat • Minggu, 15 Juni 2025 | 04:09 WIB
KREATIF: Srawung International Film Screening 2025 adalah sebuah ajang bergengsi yang juga menampilkan film-film lintas negara yang digelar mahasiswa Ilmu Komunikasi Unesa, Sabtu (14/6).
KREATIF: Srawung International Film Screening 2025 adalah sebuah ajang bergengsi yang juga menampilkan film-film lintas negara yang digelar mahasiswa Ilmu Komunikasi Unesa, Sabtu (14/6).

RADAR SURABAYA - Kreativitas mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Angkatan 2023 kembali mencuri perhatian.

Sebanyak 13 film pendek hasil karya mereka diputar dalam Srawung International Film Screening 2025, sebuah ajang bergengsi yang juga menampilkan film-film lintas negara.

Acara pemutaran film berlangsung Sabtu (14/6) di Home Theatre, Perpustakaan Rektorat Unesa Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya, dengan tema "Cross Realities".

Kegiatan ini merupakan hasil karya mahasiswa Ilmu Komunikasi Unesa angkatan 2023 dalam mata kuliah Sinematografi.

Selama satu semester, mereka diuji untuk memproduksi 13 film pendek yang dibagi ke dalam empat program tematik yakni Reality in Restraint, Voice of Women, Power, Corruption, and Society, dan Distorted Realities.

"Proses produksi tahun ini memang menghadirkan tantangan tersendiri," ungkap Aditya Fahmi Nurwahid, Ketua Pelaksana sekaligus dosen pengampu mata kuliah Sinematografi.

Mahasiswa harus menyelesaikan 13 film dalam 15 pertemuan.

Pihaknya berupaya mendampingi mereka secara intensif, mulai dari pergantian set, penyesuaian jadwal, hingga mengatasi berbagai kendala teknis di lapangan.

Ke-13 film karya mahasiswa Unesa tersebut antara lain: Impulse (Nabilah Qothrunnada), Corruption on Theatron (Ferry Bintang Pratama), PAS (M. Rizqi Ubaidillah), Sengkeran (Dimas Aji Saputro), Jejak yang Terhapus (Zefanya Vincentia), Dystopian (Nathan Prasetya Adi), Detak-Detik (Ajeng Ulima), Semakin Jauh (Dhean Zahrony), Menesok! (Audrey Olivia), Repetisi (Rifqi Khairan), Pelacur Rezim (Jaged Ageng Vinsky), Anggana (Tiara Avisha), dan Malima: Pitutur Peteng (Evan Achmad).

"Uniknya, Srawung International Film Screening 2025 juga menampilkan tiga film karya mahasiswa dari NU Dasmariñas, Filipina, secara hybrid screening. Ketiga film tersebut adalah Nakikinig Ka Ba?/Are You Listening?, Mantsa Sa Basahan Ni Inday, dan Snow," terangnya.

Hal ini menunjukkan komitmen Unesa dalam memperluas jejaring internasional dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkolaborasi secara global.

Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah apresiasi karya mahasiswa dan sekaligus mendorong perkembangan perfilman di Indonesia.

"Kami berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi di bidang perfilman," pungkasnya. (rmt/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#screening #film #pemutaran #UNESA #Ilmu Komunikasi #film pendek #LINTAS #Negara #Srawung #tematik