Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Permintaan Menurun, Tapi Omzet Pengepul Kulit Hewan Kurban di Surabaya Tetap Tinggi

Rahmat Sudrajat • Minggu, 8 Juni 2025 | 20:45 WIB

 

LAKU: Pengepul kulit hewan kurban, kambing maupun sapi di Kali Rungkut Surabaya banyak menerima penjualan setelah pemotongan hewan. 
LAKU: Pengepul kulit hewan kurban, kambing maupun sapi di Kali Rungkut Surabaya banyak menerima penjualan setelah pemotongan hewan. 

RADAR SURABAYA - Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi pengepul kulit hewan kurban di Kota Surabaya.

Salah satunya Rudi, pengepul kulit hewan kurban di Jalan Kali Rungkut ini mengaku mendapatkan keuntungan signifikan.  

Dalam dua hari saja, ia berhasil mengumpulkan 10 ton kulit hewan kurban dengan omzet mencapai puluhan juta rupiah.

"Alhamdulillah disyukuri dapatnya. Dua hari ini 10 ton kulit sapi," ujar Rudi, Sabtu (7/6).

Harga per kulit sapi ia menyebut bervariasi mulai Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu. Sementara yang rusak atau robek dihargai Rp 5 ribu per lembar.

Untuk kulit sapi merah, harganya berkisar antara Rp 5 ribu  hingga Rp 6 ribu per kilogram. "Harganya macem-macem ada yang Rp 10 ribu," ujarnya.

Meski demikian Rudi mengaku tahun ini permintaan dari pabrik pengolahan kulit mengalami penurunan jika dibandingkan tahun lalu. 

"Tahun lalu bisa 11 ton dua hari, sekarang 10 ton. Karena permintaan dari pabriknya. Bahkan harganya tahun lalu juga lebih tinggi bisa dihargai Rp 20 ribu per kulitnya," ungkapnya

Kulit-kulit hewan kurban tersebut nantinya akan dikirim ke Porong, Sidoarjo pabrik pengolahan untuk diolah menjadi berbagai produk, mulai dari jaket, tas, sepatu kulit, hingga makanan ringan. "Dibawa ke Porong pabrik kulit untuk jaket, tas dan sandal," tutur Rudi.

Keuntungan yang didapat pun cukup signifikan, mencapai puluhan juta rupiah hanya dalam dua hari.

"Kalau dibandingkan Jumat kemarin yang jual lebih banyak hari ini (Sabtu, Red) karena banyak yang baru menyembelih juga. Kalau besok Minggu masih ada tapi mungkin nggak seramai hari ini," ungkapnya.

Harga yang ditawarkan Rudi terbilang kompetitif, sehingga banyak warga yang rela datang ke lapaknya. 

Hal ini dibenarkan oleh Janu, salah seorang warga yang menjual kulit hewan kurban yang tepat di depan makan umum Kali Rungkut Surabaya ini.

"Saya setiap tahun jual kulit hewan kurban di sini. Harganya lebih tinggi daripada pengepul lain," ujar Janu.

Ia mengaku membawa 5 kulit sapi dan 10 kulit kambing untuk di jual ke Rudi. "Ya hasilnya nanti untuk kas masjid saja. Daripada kulit ini dibuang kan lebih baik dijual," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #iduladha #Kulit Sapi #hewan kurban #pengepul kulit hewan