RADAR SURABAYA - Mobil Suzuki Ertiga yang tertabrak kereta api (KA) Turangga di perlintasan Jalan Kalibokor, Surabaya ternyata mengalami mesin mati di perlintasan jalur ganda sebelum tertabrak KA. Mobil taksi online (taksol) itu dikemudikan oleh Liem Hong, 45, warga Lebak Jaya Utara, Tambaksari dan membawa tiga penumpang.
Sopir mobil taksi online Liem Hong, 45, mengatakan saat itu membawa penumpang seorang laki-laki dan dua perempuan dari Tunjungan Plaza tujuan Pucang.
Mobil melaju dari arah Ngagel kemudian melewati perlintasan Kalibokor untuk menuju Pucang. Sesampainya di rel mesin mobil mati.
"Belum nutup (palangnya), saya lihat belum menutup, makanya saya lewat. Kalau menutup separuh aja, saya berhenti mas. Saya enggak pernah menerabas, saya enggak mau, ngapain, resiko, saya juga bawa penumpang," ujarnya, Sabtu (7/6).
Ia menambahkan untuk penumpangnya setelah mengetahui mesin mobil mati langsung keluar semua. Sopir sempat berusaha menyalakan mesin mobil. Namun mesin mobil tetap tidak bisa hidup.
"Karena posisinya saya, mau tinggal maju sedikit. Sudah melewati, tinggal pantat mobil aja, yang kena. Dibantu dorong sama mas ini (Nico). Saya minta tolong ke warga enggak ada yang berani cuma mas ini aja yang berani. Dimajukan dikit," terangnya.
Sementara salah satu saksi mata Nico Wahyu, 34, menambahkan semula mobil melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di perlintasan KA Jalan Kalibokor palang pintu belum menutup. Mobil terus melaju. Setelah sampai di tengah rel palang baru menutup.
Tak lama kemudian setelah mobil berada di perlintasan KA tiba-tiba berhenti karena mesin mati. Mobil berhenti dalam keadaan roda depan di rel sebelah timur. Kemudian roda belakang berada rel barat.
"Posisi mesin mati. Kontak mobil on, tapi mesin mati. Saya sudah bantu starter tetap nggak bisa. Tadi saya lihat yang lari (keluar) tiga penumpang," ucapnya.
Nico menyebut saat itu sudah berusaha membantu sopir mobil untuk menyalakan mesin. Namun mesin mobil tak kunjung hidup. Menurutnya, sopir sempat hendak mendorong mobil sendiri. Sementara saat itu KA mulai mendekat melaju dari arah utara ke selatan.
"Itu mobil taksi online. Warga enggak ada. Enggak ada yang berani (mendorong). KA itu mau posisi mendekat, saya ngomong pak wes ojo ngurusi mobil, selamatkan diri aja," ungkapnya.
Tak lama kemudian KA melintas dan menabrak bagian belakang mobil Ertiga. Akibatnya bagian belakang mobil ringsek. Untuk sopir dan penumpang berhasil menyelamatkan diri. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto