RADAR SURABAYA - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim melantik 1.827 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 yang resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.
Penyerahan SK yang ditandai dengan prosesi simbolis ini menandai dimulainya babak baru pengabdian mereka untuk negeri.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syaikhul Hadi, secara simbolis menyerahkan SK kepada enam orang perwakilan CPNS terpilih.
Suasana penuh hikmat dan rasa syukur terasa di setiap sesi, menandai puncak dari perjuangan panjang para CPNS yang telah melalui proses seleksi yang ketat.
"Bergabungnya para CPNS ini merupakan suatu kebanggaan dan penambahan kekuatan bagi institusi Kementerian Agama dalam menjalankan tugas dan fungsinya," terangnya, Kamis (5/6).
Lebih jauh, Syaikhul menjelaskan, dari total 43.481 pelamar CPNS di lingkungan Kemenag Jatim, sebanyak 1.827 orang terpilih.
"1.827 orang yang terpilih dan lulus menjadi CPNS secara objektif dan transparan. Proses seleksi ini bebas dari rekayasa dan campur tangan pihak manapun, serta tidak dipungut biaya sepeserpun," ungkap Syaikhul.
Keberhasilan ini murni berkat kemampuan dan usaha sendiri. Oleh karena itu, ia meminta kepada PNS yang baru untuk maksimalkan kesempatan ini dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dengan sebaik-baiknya.
Ia juga memberikan arahan penting terkait kode etik dan kode perilaku Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 12 Tahun 2019.
Ia menekankan pentingnya nilai-nilai dasar keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, integritas, profesionalitas, tanggung jawab, dan keteladanan dalam setiap aspek pekerjaan.
"Sebagai bagian dari Kementerian Agama, harus selalu berlandaskan kode etik dalam bekerja. Kode etik ini harus terimplementasi dalam setiap pekerjaan, tindakan, dan ucapan sebagai insan PNS Kementerian Agama," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sebagai ASN Kemenag, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga citra dan integritas institusi, baik di lingkungan kerja maupun dalam bermasyarakat.
Sebagian besar dari 1.827 CPNS ini akan ditempatkan sebagai guru madrasah, penyuluh agama, dan penghulu di berbagai wilayah Jawa Timur.
"Mereka siap untuk mengabdikan diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan kemajuan bangsa," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari