RADAR SURABAYA – Sorot mata penuh semangat dan senyum tulus mewarnai wajah ratusan siswa-siswi SD dan SMP di Surabaya.
Mereka baru saja menerima kado istimewa, sepasang kacamata gratis dalam kegiatan sosial bertajuk “Gift of Sight”, hasil kolaborasi antara Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra dengan Lions Club International District 307-B2.
Diselenggarakan di aula SMA Kristen Petra 2 Surabaya, Minggu (1/6), kegiatan ini menjadi momen penuh makna yang mempertemukan kepedulian, kerja sama, dan harapan akan masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik.
Sebanyak 500 kacamata dibagikan secara gratis kepada anak-anak dari 35 sekolah baik negeri maupun swasta di Surabaya setelah mereka menjalani pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan kami bisa menjadi berkat bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian perayaan menuju 75 tahun PPPK Petra yang puncaknya pada April 2025,” ujar Hengkie Porawouw, Direktur Eksekutif PPPK Petra kepada Radar Surabaya.
Hengkie menambahkan, dipilihnya Sekolah Kristen Petra Manyar sebagai lokasi kegiatan karena sekolah ini merupakan salah satu ikon pendidikan Kristen yang telah lama menjadi bagian penting dalam sejarah PPPK Petra.
"Melalui kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kerja sama lintas lembaga dapat memberikan dampak nyata yang positif bagi masa depan anak-anak," tuturnya.
Tak hanya anak-anak, para orang tua yang turut hadir juga menyambut hangat inisiatif ini.
Banyak dari mereka mengaku bersyukur, karena bantuan kacamata ini meringankan beban dan sekaligus membuka peluang belajar yang lebih baik bagi anak-anak mereka.
“Kami sangat menyadari bahwa kesehatan mata anak-anak adalah investasi masa depan. Kami bersyukur bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan sosial ini. Semoga menjadi berkat bagi banyak orang.” tambah Cahyo Fajariati, Kepala SMA Kristen Petra 2.
Sementara itu, antusiasme peserta juga menjadi sorotan Yulinda Tanajaya, Project Officer dari Lions Club International District 307-B2.
Melalui kegiatan ini, tidak hanya berbagi alat bantu penglihatan, tetapi juga menyalakan kembali semangat belajar anak-anak yang sebelumnya mungkin terhambat oleh keterbatasan visual.
“Puji Tuhan, kuota 500 kacamata terpenuhi. Kami berharap kegiatan ini bisa membantu anak-anak yang membutuhkan kacamata namun terkendala biaya. Kesehatan mata adalah hal mendasar untuk kualitas hidup dan produktivitas,” pungkasnya. (ind/nur)
Editor : Nurista Purnamasari