RADAR SURABAYA - Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembuang mayat bayi laki-laki yang ditemukan di TPA Jalan Alas Malang, Sambikerep, Surabaya. Sejauh ini polisi sudah memeriksa tiga orang saksi dari karyawan pemilah sampah yang pertama kali menemukan dan temannya.
"Masih dikembangkan di lapangan," ujar Kapolsek Lakarsantri AKP Sandi Putra, Senin (26/5).
Sandi mengatakan belum bisa memastikan asal tas plastik berisi mayat bayi itu dibuang dari mana. Sebab ada dua titik poin pengumpulan sampah yang CCTV nya mati. Selain itu, pembuang sampah di titik poin pengumpulan sampah bisa jadi bukan warga perumahan.
Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Edy Kristanto menuturkan untuk pelaku pembuang mayat bayi masih penyelidikan. Anggota reskrim masih melakukan pengumpulan bukti dengan mencari petunjuk CCTV.
Diberitakan sebelumnya, sosok mayat bayi laki-laki ditemukan dalam tas plastik warna merah di TPA Jalan Alas Malang No.105, Kelurahan Bringin Sambikerep, Surabaya, Kamis (22/5) sekitar pukul 08.00.
Temuan mayat bayi itu mengejutkan karyawa depo sampah dan warga sekitar. Kapolsek Lakarsantri AKP Sandi Putra menjelaskan, mayat bayi ditemukan pertama kali oleh Umar, 41, karyawan depo sampah. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto