Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Parade Surabaya Vaganza Pukau Wisatawan Lokal hingga Mancanegara

Dimas Mahendra • Senin, 26 Mei 2025 | 03:33 WIB
Kawasan Tugu Pahlawan menjadi titik awal keberangkatan Parade Surabaya Vaganza 2025.  Wisatawan asing nampak ikut menikmati Parade Surabaya Vaganza 2025.
Kawasan Tugu Pahlawan menjadi titik awal keberangkatan Parade Surabaya Vaganza 2025. Wisatawan asing nampak ikut menikmati Parade Surabaya Vaganza 2025.

RADAR SURABAYA - Parade Surabaya Vaganza 2025 yang digelar pada Minggu (25/5), menjadi magnet bagi ribuan warga Surabaya dan wisatawan.

Mereka memadati sepanjang Jalan Pahlawan hingga Balai Pemuda untuk menyaksikan beragam kendaraan hias dan parade budaya dari para peserta yang secara kreatif menampilkan visualisasi dari berbagai kisah dongeng Nusantara hingga kisah Puteri Disney.

Parade yang menjadi puncak perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 ini mengusung tema unik, yakni The Magical of Folktales atau Keajaiban Dongeng Rakyat.

Keselarasan tema ini, terlihat jelas pada penampilan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang mengenakan busana tokoh legenda Surabaya, Sawunggaling, didampingi oleh Ketua TP-PKK, Rini Indriyani beserta putra-putrinya.

Yang menarik, Eri Cahyadi bahkan membawa seekor ayam jago untuk melengkapi penampilannya.

Wisatawan asing nampak ikut menikmati Parade Surabaya Vaganza 2025.
Wisatawan asing nampak ikut menikmati Parade Surabaya Vaganza 2025.

Eri Cahyadi memaknai peringatan HJKS ke-732 sebagai momentum kebersamaan yang patut disyukuri.

Ia menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat dan pengusaha Kota Pahlawan dalam memeriahkan acara ini.

"Alhamdulillah, Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-732 ini berlangsung sangat meriah berkat antusiasme masyarakat. Kehadiran seluruh pengusaha, berbagai komunitas, hingga perwakilan suku seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Minahasa, dan Bengkulu semakin menambah semarak acara ini,” ujar Eri.

Daya tarik Surabaya Vaganza kali ini tidak hanya memikat warga lokal, tetapi juga menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Eri menjelaskan, Pemkot Surabaya terus berupaya membangun kota dengan mengedepankan kebersamaan dan inklusivitas, serta menjalin hubungan baik dengan berbagai konsulat jenderal negara sahabat.

"Ini adalah bukti nyata keberhasilan keberagaman dan kebudayaan yang menyatukan Surabaya," tegasnya.

Mengenai pemilihan tema dongeng rakyat, Eri menekankan tujuannya untuk memperkenalkan kembali kekayaan cerita legenda Surabaya kepada warganya, terutama generasi muda.

Ia berharap warga Surabaya lebih mengenal sejarah dan budaya kotanya sendiri, seperti kisah Sawunggaling, daripada hanya mengetahui dongeng dari negara lain.

"Jangan sampai kita melupakan sejarah dan budaya kita sendiri. Tema cerita rakyat ini saya angkat sebagai pengingat akan hal tersebut," tandasnya.

Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi setiap tahunnya, Eri optimis bahwa Parade Surabaya Vaganza memiliki potensi besar untuk masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN).

“Kami pasti akan mendaftarkannya kembali. Untuk masuk KEN, karena itu bergantian. Setelah Rujak Uleg, InsyaAllah giliran Parade Surabaya Vaganza yang akan kita ajukan tahun depan,” tambahnya.

Terakhir, Eri menyampaikan bahwa tema Surabaya Vaganza akan terus dieksplorasi setiap tahunnya.

Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman yang berbeda dan menarik bagi masyarakat serta dapat menarik lebih banyak wisatawan, khususnya dari mancanegara. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#wisatawan #dongeng #Parade Surabaya Vaganza 2025 #surabaya #hari jadi kota surabaya