RADAR SURABAYA - Selain berhasil mengamankan tersangka pelaku pembacokan di belakang Masjid Shirotol Mustakim Jalan Kedinding Lor, Surabaya, Polisi juga mengamankan satu buah senjata tajam (sajam). Sajam jenis celurit ini digunakan tersangka untuk menghabisi korban.
Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti sebilah celurit untuk membacok korban. Namun untuk motif dibalik aksinya tersebut masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk senjata yang digunakan sudah kami amankan, soal motif nanti akan kami sampaikan setelah proses penyidikan," ungkapnya.
Untuk diketahui sebelumnya Polres Pelabuhan Tanjung Perak gerak cepat memburu pelaku pembacokan di belakang Masjid Shirotol Mustakim Jalan Kedinding Lor, Surabaya, Senin (19/5) lalu.
Terduga pelaku berinisial BS, 26, akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Pelaku diamankan saat kabur ke Sampang, Madura.
Polisi mengamankan terduga pelaku setelah aksinya membacok korban S, 24, warga Bulak Banteng Madya, Surabaya, hingga meninggal dunia. Kejar-kejaran antara pelaku dan korban ini sempat terekam CCTV masjid di Jalan Kedinding Lor, Surabaya, ini. (sur /gun)
Editor : Guntur Irianto