Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Truk Sampah yang Tabrak Pemotor di Bubutan Bukan Milik Pemkot, Ini Klarifikasi DLH Surabaya

Dimas Mahendra • Rabu, 21 Mei 2025 | 01:20 WIB

 

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto.
Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan klarifikasi  terkait truk sampah yang menabrak pengendara motor.

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto menyampaikan bahwa truk sampah yang terlibat kecelakaan dengan pengendara motor di sekitar Jalan Kranggan dan Jalan Bubutan Senin (19/5) sore, adalah milik swasta.

Truk yang terlibat kecelakaan dengan pengendara motor tersebut berplat nomor warna kuning. 

“Kalau melihat plat warna kuning, tentunya bukan truknya Dinas Lingkungan Hidup. Karena semua yang digunakan pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup platnya pasti plat dinas yang warnanya merah, itu pasti,” kata Dedik, Selasa, (20/5). 

Dedik juga menegaskan, untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, DLH Surabaya melakukan sejumlah pelatihan terhadap sopir.

Salah satunya melakukan test drive atau melatih keterampilan sopir ketika mengemudikan truk sampah.  

Pelatihan tersebut, lanjut Dedik, turut menggandeng PT Astra International untuk meningkatkan skil berkendara para sopir truk sampah DLH Surabaya.

Selain itu, juga ada pengecekan kelaikan kendaraan secara rutin, ia menjelaskan, pengecekan atau pemeliharaannya DLH turut menggandeng Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). 

“Setiap tahun itu kami ada safety driving ya, dari pihak Astra. Jadi, kami sudah antisipasi terkait kondisi kendaraan, dan pengemudinya, ini sudah kita antisipasi begitu,” jelas Dedik.

Tidak hanya itu, DLH Surabaya juga menentukan jadwal pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.

Jadwal truk mengambil sampah dari Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) dimulai setiap pukul 04.00 WIB.

“Karena ada LPS di pinggir jalan raya, kalau diambil siang itu mengganggu lalu lintas. Maka dari kami ambil pagi-pagi,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan seorang pengendara motor tewas terlindas truk sampah yang dikemudikan Suwanto, 43, warga Desa Manggar Sluke, Rembang, di Jalan Bubutan depan BG Junction Mal, Surabaya, Senin (19/5) sekitar pukul 15.38.

Korban pengendara motor TMT, 34, warga Menganti, Gresik, meninggal di lokasi kejadian. 

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan, semula dua kendaraan melaju dari Jalan Kranggan. Keduanya hendak berbelok ke kiri arah utara atau Jalan Bubutan, Surabaya.

Sesampainya di lokasi pengendara motor diduga terpleset dan jatuh ke kanan. "Pengendara motor terlindas roda truk bagian belakang sebelah kiri yang melaju searah," ungkapnya, Senin (19/5). 

Herdiawan menjelaskan, korban pengendara motor meninggal dunia di lokasi.

"Dari keterangan saksi dan CCTV sementara, motor terpleset sendiri saat berbelok ke kiri jatuh ke kanan dan korban dilindas roda belakang kiri," bebernya. Usai kejadian mayat korban dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD dr Soetomo. (dim/rus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#truk sampah #surabaya #kecelakaan #bubutan #pemotor #pemkot surabaya #DLH Surabaya