Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unesa Surabaya Buka Jalur Mandiri 2025, Prioritaskan Prestasi dan Disabilitas

Rahmat Sudrajat • Senin, 19 Mei 2025 | 21:59 WIB

 

Pada pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri Unesa tahun 2025, akan memprioritaskan prestasi dan disabilitas.
Pada pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri Unesa tahun 2025, akan memprioritaskan prestasi dan disabilitas.

RADAR SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri tahun 2025 dengan berbagai skema menarik. 

Selain jalur non-tes UTBK dan kelas internasional, Unesa memprioritaskan calon mahasiswa berprestasi dan penyandang disabilitas melalui jalur khusus. Pendaftaran jalur prestasi dan disabilitas telah dibuka hingga 31 Mei 2025.

Jalur prestasi Unesa dirancang untuk memberikan kesempatan kuliah bagi pelajar berbakat di berbagai bidang.

Kasubdit Admisi dan Kelulusan Mahasiswa Unesa, Sukarmin menjelaskan, prestasi meliputi bidang keagamaan, olahraga, seni, keorganisasian, dan akademik saintek maupun soshum.

Beragam kategori prestasi ditawarkan, antara lain SPMB Prestasi Seni, Olahraga, MTQ, Tahfidz, Pesantren, Keagamaan, Kepemimpinan, dan Akademik. 

Persyaratannya bervariasi, mulai dari sertifikat kejuaraan hingga bukti hafalan Alquran minimal 10 juz.

Seleksi jalur prestasi meliputi tes tulis online dan wawancara untuk memverifikasi prestasi yang diklaim.

"Peserta bisa memilih dua program studi dan sebaiknya memilih prodi yang sesuai dengan prestasinya," kata Sukarmin, Senin (19/5).

Sementara itu, jalur disabilitas diperuntukkan bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas.

Seleksinya hanya berupa wawancara yang menilai kemampuan akademik, motivasi, dan kesiapan kuliah.  

Tes wawancara akan dilaksanakan pada 3 Juni 2025 di Unesa Kampus II Lidah Wetan.

Calon mahasiswa prodi keolahragaan dan seni juga diwajibkan mengunggah portofolio.

Sukarmin mengimbau calon mahasiswa untuk segera mendaftar dan mempersiapkan persyaratan yang dibutuhkan. 

"Simak baik-baik persyaratan dan tanggal pentingnya.  Jangan menunggu hingga detik-detik terakhir," pesannya.

Ia juga memberikan semangat, agar peserta dapat diterima di Unesa. "Tetap semangat berusaha dan berdoa, semoga ikhtiar jalur mandiri ini membawa adik-adik semuanya menjadi bagian dari keluarga besar Unesa tahun ini," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi mengatakan untuk jalur mandiri disabilitas yang diterima nantinya sekitar 50-60 orang yang tersebar di berbagai prodi, dengan bimbingan konseling terkait bakat dan potensi agar memilih prodi yang relevan.

"Jalur afirmasi yang akan dilakukan pada jalur mandiri cukup banyak hampir 50-60-an orang," terang Martadi.  

Unesa juga memastikan kenyamanan dan kelancaran studi mahasiswa berkebutuhan khusus dengan pendampingan sejak awal perkuliahan, termasuk penyediaan ruangan khusus dan upaya pencegahan bullying

"Dan selama perkuliahan pun kami menyiapkan pendamping diawal ada orientasi perkuliahan, ruangan bahkan temannya. Karena sering kali tidak semua teman itu aware terhadap anak disabilitas takutnya ada bullying. Sehingga anak anak berkebutuhan khusus merasa nyaman dan studi berjalan lancar," tutur Martadi.  

Bahkan, tahun ini Unesa akan memiliki dosen berkebutuhan khusus di dua fakultas. 

"Tahun ini malahan kita akan ada dosen berkebutuhan khusus di dua fakultas ada di FE dan FIKK," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#olahraga #disabilitas #surabaya #kelas internasional #UNESA #prestasi #jalur mandiri