RADAR SURABAYA - Sebanyak 12 remaja yang terlibat tawuran di Jalan Nginden Semolo, Surabaya, diamankan Polsek Sukolilo, Selasa (13/5) dini hari.
Mereka MK, 16, warga Jalan Kutisari, RG, 17, warga Wonorejo, AV, 16, warga Nginden, SB, 27, warga Waru, Sidoarjo, RF, 16, warga Gunung Anyar, DS, 16, warga Tambakrejo, MS, 17, warga Tropodo Waru, NA, 16, warga Rungkut Menanggal, MD, 16, warga Waru, AS, 17, warga Nginden, FR, 17, warga Nginden, dan MA, 15, warga Tropodo Waru.
Kanit Reskrim Polsek Sukolilo AKP Gede Made Sutanaya saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pada Selasa dini hari mengamankan 12 orang remaja tawuran di Jalan Nginden Semolo.
Kejadian tersebut bermula saat salah satu remaja inisial AF, 15, uangnya dipinjam Rp 500 ribu oleh BM. Kemudian AF meminta tolong ke RG, 16,. RG lalu meminta tolong ke MK. Mereka bertemu di Taman Intan, Senin (12/5) sekitar pukul 22.30.
MK ternyata mengajak 12 orang temannya. Selanjutnya MK dan kelompoknya hendak membuat rusuh di Medokan Ayu, Rungkut. Namun tidak jadi, kelompok MK ini akhirnya putar balik dan menuju ke Jalan Nginden Semolo depan gapura Pumpungan, Selasa (13/5) dini hari.
"Kelompok MK lalu menghadang kelompok RG. Kemudian terjadi pertengkaran. Karena kalah jumlah, kelompok RG lari," ujarnya, Kamis (16/5).
Apesnya saat itu DA, 15, salah satu kelompok RG tertinggal lalu dimassa. Korban sempat mengalami luka dan dibawa ke Rumah Sakit Haji untuk mendapatkan perawatan. Polsek Sukolilo menerima laporan kejadian tersebut mendatangi lokasi.
Dua unit motor dan 12 orang remaja lalu diamankan ke Mapolsek Sukolilo untuk diperiksa. "Mereka rata-rata masih di bawah umur dan duduk di bangku sekolah. Masing-masing orang tua dipanggil ke Polsek Sukokilo dan dilakukan pembinaan," ucapnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Wonokromo menuturkan untuk 12 orang yang diamankan dipulangkan Selasa sore. Polisi telah melakukan pendataan dan pembinaan. "Apabila mereka mengulangi perbuatannya lagi akan dilakukan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku," tandasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto