RADAR SURABAYA - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau akrab disapa Gus Yani, turut menjadi petugas haji daerah (PHD) di kloter 21 yang berasal dari Gresik.
Rabu (7/5) sore, Gus Yani bersama para jemaah haji tiba di Hall Mina, Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Bahkan, Gus Yani juga dicek kesehatannya sama seperti jemaah lainnya pada saat penerimaan.
Gus Yani mengaku memilih mendampingi jemaah haji reguler karena ingin langsung mendampingi masyarakat Gresik dalam perjalanan di Tanah Suci.
"Ya karena saya ingin mendampingi langsung masyarakat Gresik ke Tanah Suci," tutur Gus Yani.
Jemaah haji kloter 21 asal Gresik dijadwalkan akan bertolak ke Madinah Kamis (8/5) pukul 17.00 WIB.
"Alhamdulillah, saya mendampingi kloter 21 Embarkasi Surabaya yang insyaallah akan berangkat ke Madinah besok," imbuhnya.
Gus Yani juga memastikan seluruh visa jemaah asal Gresik di kloter 21 telah terbit dan tidak ada kendala. "Semua visa telah aman dan sesuai prosedur. Tidak ada kendala," ungkap Gus Yani.
Dia juga berpesan kepada para jemaah haji untuk senantiasa menjaga kesehatan selama berada di tanah suci agar dapat menjalankan rukun haji sehingga menjadi haji mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat.
"Saya sampaikan kepada seluruh jemaah haji, khususnya di kloter 21, untuk menjaga kesehatannya. Perjalanan Surabaya-Madinah cukup lama, sekitar 10 jam, jadi butuh stamina yang fit," imbaunya.
Selain itu, dia juga mengingatkan agar para jemaah mensyukuri kesempatan yang telah diberikan untuk menunaikan ibadah haji.
Gus Yani berharap para jemaah haji dapat menjalankan ibadah umroh dengan lancar selama 8 hari di Madinah, termasuk salat lima waktu di Masjid Nabawi.
"Semoga setelah tiba di Madinah, para jemaah haji dapat langsung melaksanakan ibadah umroh dengan lancar," harapnya.
Kloter 21 sendiri mayoritas berasal dari wilayah Balung Panggang dan Dukun, Gresik. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari