RADAR SURABAYA - Bukan dapat untung malah buntung, Alfiyata Ramadhan, 22, mungkin tak menyangka aksinya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukannya akan ketahuan. Pemuda asal Jalan Kalianak Timur Belakang, Surabaya, ini, dengan lincahnya mencuri sepeda motor di Jalan Tembok Dukuh, Bubutan Surabaya. Namun aksinya berhasil digagalkan.
Kejadian bermula saat tersangka jalan kaki di Jalan Tembok Dukuh. Ia dengan santai berjalan kaki di sekitar lokasi. Hingga sesampainya di depan salah satu bank, tersangka melihat motor Yamaha Lexi warna hitam milik korban. Sepeda motor ini terparkir di pinggir jalan dengan kondisi kunci masih menempel.
“Ia langsung mendekati motor tersebut,” ungkap Kapolsek Bubutan AKP Vonny Farizky melalui Kanit Reskrim Ipda Martinus Simanjutak, Rabu (7/5).
Sementara korban sedang sibuk melayani pembeli, tersangka memanfaatkannya. Ia lalu menuntun motor korban untuk dibawa kabur. Sialnya, baru berjalan beberapa meter aksi tersangka dipergoki korban.
Teriakan maling mengejutkan tersangka. Ia pun langsung mencoba membawa lari motor korban. Mungkin dirasa berat, ia pun memilih melepaskan sepeda motor korban. "Motor korban dilempar begitu saja oleh tersangka. Kemudian ia berusaha kabur," ucapnya.
Tersangka kemudian mencoba berlari tunggang langgang. Apa mau dikata, banyaknya massa di Pasar Tembok saat itu membuatnya dikepung dari segala arah. Pemuda yang bekerja sebagai kurir ekspedisi ini memilih untuk menyerah.
Teriakan maaf dan meminta ampun tidak lagi terdengar massa. Ia pun menjadi samsak hidup di lokasi pencurian tersebut. Korban bersama pedagang di pasar ini kemudian menghubungi Polsek Bubutan.
Polisi kemudian mengamankan tersangka dan sempat membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan medis. "Pengakuannya baru sekali. Modusnya dia jalan biasa, tahu ada motor kuncinya masih menempel terus diambil," tukasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto