RADAR SURABAYA - Deretan meja tertata rapi, dipenuhi pakaian bekas yang masih layak pakai.
Di antara siswa yang sibuk melayani pembeli, terlihat semangat berbagi tumbuh subur di lingkungan MTs Muhammadiyah 19 Surabaya.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan berlangsung meriah dengan dukungan dari siswa, guru, serta warga sekitar, Rabu (7/5).
Berbagai pakaian layak pakai dijual dengan harga murah dan terjangkau, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa.
Pelaksanaan bakti sosial ini turut didukung oleh Lazismu Kota Surabaya, yang berperan aktif dalam membantu kelancaran acara dan penyaluran manfaatnya kepada masyarakat.
Kolaborasi ini memperkuat semangat gotong royong dalam membangun hubungan positif antara sekolah dan lingkungan sekitarnya.
Kepala MTs Muhammadiyah 19 Surabaya, Distara Priatna Pranacitra, S.Pd., menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus dikembangkan di sekolah.
“Momentum Hardiknas tidak hanya kami isi dengan upacara, tetapi juga dengan kegiatan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami ingin siswa belajar bahwa pendidikan sejati juga berarti peduli dan berbagi,” ujar Tara, biasa akrab di sapa.
Lebih dari sekadar kegiatan amal, bakti sosial dan bazar ini menjadi sarana pembelajaran sosial yang efektif bagi siswa.
Mereka terlibat langsung dalam proses pengumpulan, pengemasan, dan penjualan barang, sekaligus belajar menghargai nilai kerja keras dan empati.
MTs Muhammadiyah 19 Surabaya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang konsisten diselenggarakan.
Tidak hanya sebagai bentuk peringatan Hardiknas, tetapi juga sebagai bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.
“Karena kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan sosial,” pungkasnya. (ind/nur)
Editor : Nurista Purnamasari