RADAR SURABAYA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, tepatnya di depan kantor Dinas Pertanian Provinsi Jatim, Selasa (6/5) sekitar pukul 14.40. Seorang bocah siswa sekolah dasar (SD) kelas IV, MH, 10, meninggal dunia.
Ini setelah sepeda motor yang dikendarai ibunya Sunarsih, 31, ditabrak truk disopiri Totok Wahyudianto, 51, warga Jalan Simolawang, Surabaya. Korban saat itu dibonceng ibunya mengendarai motor Honda Beat.
Ibu korban Sri Sunarsih mengatakan, awalnya mengendarai motor membonceng anaknya MH melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di depan kantor Dinas Pertanian, motor korban diseruduk truk dari belakang.
"Saya merasa didorong (ditabrak,red) truk dari belakang. Terus mental semua, saya jatuh. Motor di belakang, anak saya terpental," ungkapnya ditemui di kamar mayat RS Bhayangkara, Selasa (6/5).
Sri menjelaskan, saat itu anaknya tergeletak di tengah jalan. Dia lalu menghampiri anaknya. Kondisi korban merintih kesakitan dan tidak bisa bangun. Dia mengeluh kesakitan pada kaki. Kemudian korban diangkat warga ke pinggir jalan sisi barat.
"Wajahnya saat dipinggirkan sudah pucat. Kemudian ada petugas baju ungu (tim medis) dicek sudah nggak ada (meninggal dunia,red)," ucapnya sambil meneteskan air mata.
Perempuan yang tinggal di Rungkut, Surabaya, itu menyebut, sopir truk sempat melaju terus hendak kabur. Kemudian diteriaki warga dan dikejar. Truk lalu diberhentikan warga saat berada di tikungan.
"Saya tadi baru jemput anak saya sekolah di SDN di wilayah Taman, Sidoarjo. Ini tadi rencana mau pulang ke arah Rungkut," bebernya.
Dari pantauan Radar Surabaya, untuk sopir truk diamankan polisi di pos satpam Bulog. Sementara barang bukti kecelakaan sudah diamankan. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto