RADAR SURABAYA - Warga sekitar Sentra Ikan Bulak Kenjeran sedang ramai membahas aksi jambret Selasa (6/5). Jalur lambat di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, sempat macet akibat aksi kejar-kejaran ratusan warga. H, 40, kena amuk massa usai ketahuan menjambret handphone (HP).
H sekarang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) William Booth. Dia mengalami luka di sekitar pelipis mata. Selama menjalani perawatan, polisi juga telah memantau terduga pelaku ini. Menurut informasi, terduga pelaku asal Kedinding, Surabaya, ini tertangkap basah sedang jambret HP.
"Lari (terduga,red) pelaku itu kenceng, dari jalan itu masuk ke gang-gang. Warga yang awalnya di dalam rumah dengar ribut-ribut ikut ngejar," ungkap Slamet, salah seorang warga.
Dia menyebut, warga saat itu emosi karena ada seseorang membuat gaduh kampung. Apalagi, Kedung Cowek termasuk kampung padat penduduk. Sehingga, amuk massa sulit dikendalikan.
Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto menjelaskan, insiden itu terjadi, pada Senin (5/5) siang. Saat itu, korban Syufi Fitroh Akbar sedang memancing dan memarkir sepeda motornya di pinggir jalan. Namun, HP korban tertinggal di dasbor sepeda motor.
"Waktu (terduga,red) pelaku bermaksud mengambil handphone itu, dilihat sama korban," ungkapnya.
Korban lantas mengejar dan meneriaki pelaku. Kondisi sekitar saat itu sedang ramai. Warga spontan ikut mengejar pelaku hingga masuk ke gang-gang kecil.
Massa yang mengepung pelaku semakin banyak, hingga akhirnya berhasil menangkapnya. Polisi, yang tiba di lokasi, awalnya mengevakuasi terduga pelaku ke Puskesmas Tanah Kali Kedinding untuk perawatan. Namun, Puskesmas menolak, sehingga Heri dievakuasi ke RS Soewandhi.
Karena membutuhkan tindakan lebih lanjut, ia dirujuk ke RS dr Soetomo. Sampai RS dr Soetomo, ternyata keluarganya meminta yang bersangkutan agar dirawat di RS William Booth.Setelah perawatan medis selesai, polisi berencana menjemput Heri agar bisa segera ditahan. (sur/gun)
Editor : Guntur Irianto