Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Embarkasi Surabaya Siap Sambut Jemaah Haji Kloter Pertama dari Tulungagung Hari Ini, Layanan Fast Track di Juanda Siap Beroperasi 

Rahmat Sudrajat • Kamis, 1 Mei 2025 | 12:20 WIB

 

PERSIAPAN: Jelang operasional haji H-1 di Embarkasi Surabaya, Kabid PHU Kanwil Kemenag Jatim Mohammad As
PERSIAPAN: Jelang operasional haji H-1 di Embarkasi Surabaya, Kabid PHU Kanwil Kemenag Jatim Mohammad As

RADAR SURABAYA - Jelang kedatangan jemaah haji kloter pertama di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Kamis (1/5) pagi, seluruh persiapan operasional haji telah dipersiapkan dengan matang.

Mulai dari sterilisasi kesehatan lingkungan sekitar asrama haji melalui fogging, transportasi, konsumsi jemaah selama di asrama haji hingga pelayanan fast track atau Mecca Route di Bandara Juanda.

Menurut Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, sejak Rabu pagi persiapan di asrama haji terus dikebut menjelang kedatangan kloter pertama.

Bahkan, pihaknya sudah melakukan simulasi kedatangan jemaah ke Embarkasi Surabaya hingga menuju ke Bandara Juanda.

"Kami sudah matangkan untuk kedatangan jemaah kloter pertama atau perdana di Embarkasi Surabaya. Bahkan, kami sudah melakukan simulasi untuk keberangkatan jemaah dari Embarkasi Surabaya ke Bandara," kata Anam, Rabu (30/4).

Anam juga menyebut pihaknya sudah melakukan simulasi di bandara termasuk layanan fast track yakni layanan untuk pemeriksaan keimigrasian jemaah haji sebelum terbang ke tanah suci. 

"Tadi kami sudah lakukan pemantapan (simulasi, Red) pada layanan fast track," jelasnya.

Anam menambahkan, nantinya layanan fast track berada di Terminal 2 yang berada di gate 13, 14, dan 15 Bandara Internasional Juanda. "Insyaallah sudah on site terkait sistem aplikasi Mecca Route dari pemerintah Arab Saudi," imbuhnya.

Pihak imigrasi Arab Saudi saat ini sudah berada di Juanda untuk mematangkan persiapan keberangkatan perdana ke tanah suci pada tanggal 2 Mei. 

Dengan hadirnya fast track, jemaah haji asal Embarkasi Surabaya lebih awal berangkat menuju bandara kurang lebih 7 jam sebelum pesawat take off.

Proses fast track ini juga mempercepat jemaah haji saat tiba di tanah suci, sehingga tidak lagi ada pengecekan dokumen.

"Proses fast track estimasi 3 jam. Jadi jemaah dari asrama haji ke bandara bisa lebih maju 7 jam untuk fast track. Setidaknya waktu 7 jam ini bisa untuk mengatasi kendala teknis terkait dokumen jemaah," ungkap Anam.

Sementara itu, dari jadwal yang telah ditetapkan untuk kloter pertama sampai tiga akan masuk ke asrama haji, Kamis (1/5), berasal dari Kabupaten Tulungagung dan Kota Kediri.

Untuk kloter pertama berasal dari Kabupaten Tulungagung yang akan masuk ke asrama haji 1 Mei pukul 07.40 WIB.

Sedangkan untuk kloter kedua secara bersamaan juga berasal dari Kabupaten Tulungagung akan tiba pukul 09.40 WIB.

Dan kloter tiga berasal dari Kota Kediri dan juga Kabupaten Tulungagung yang akan masuk pukul 11.40 WIB.

"Kloter sudah ditetapkan. Jadi untuk kedatangan jemaah ke Asrama Haji kloter pertama Kamis 1 Mei pagi dari Tulungagung dan keberangkatan kloter pertama ke tanah suci, Jumat 2 Mei pukul 07.40 WIB," tuturnya.

Anam juga mengimbau kepada jemaah haji yang akan berangkat untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin mulai dari kesehatan, mental, dan juga hati untuk berniat ibadah ke tanah suci.

"Mulai sekarang mulai persiapkan diri jangan terlalu capek. Jangan terlalu banyak seremonial ketika akan berangkat," imbaunya.

Selain itu bagi keluarga jemaah haji yang akan memantau aktivitas jemaah selama ibadah haji, Anam mengatakan, bisa dilakukan melalui aplikasi Kawal Haji.

"Jadi tak perlu khawatir, bagi keluarga bisa memantau saudara selama haji melalui aplikasi Kawal Haji," terang Anam.

Bahkan, jemaah bisa melaporkan apa pun yang ada di Makkah maupun di Madinah seperti melaporkan tentang kendaraan yang terlambat, catering, atau ketika ada jemaah yang tersesat.

"Jemaah juga bisa melaporkan apapun permasalahan yang terjadi di Arab Saudi. Keluarga juga bisa memantau. Melalui aplikasi Kawal Haji," jelasnya.

Jika nantinya ada laporan yang masuk di aplikasi tersebut, maka admin segera meneruskan laporan ke bidang-bidang yang ada di PPIH Arab Saudi untuk ditindaklanjuti dengan cepat. 

Untuk bisa mengakses aplikasi tersebut cukup mudah. Bagi jemaah haji bisa mendaftar sebagai jemaah dengan memasukan data nomor paspor. 

Sedangkan untuk keluarga jemaah haji juga bisa mengunduhnya tanpa perlu memasukan nomor paspor. 

"Keluarga jemaah haji yang ingin mengakses aplikasi cukup memasukkan email aktif," ujar Anam.

Total jemaah haji yang berasal dari Embarkasi Surabaya sebanyak 36.845 jemaah termasuk juga petugas. Setiap kloter nantinya terdapat 380 orang dengan total kloter sebanyak 97 kloter. 

Jumlah kamar yang telah disiapkan di Embarkasi Surabaya sebanyak 585 kamar. Kamar tersebut bisa menampung sekitar 1.800-1.900 orang setiap 5 kloter yang masuk ke asrama haji.

Selain itu disediakan juga 4 unit mobil golf listrik yang sudah dimodifikasi dan juga ramah lingkungan untuk mengantarkan jemaah dari hall penerimaan sampai ke kamar maupun jemaah yang hendak diantarkan ke masjid. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Mecca Route #surabaya #fast track #bandara juanda #asrama haji sukolilo #jemaah haji #embarkasi surabaya #haji 2025