RADAR SURABAYA - Rochmad Munandar, 56, tukang pijat urut di Surabaya, akhirnya bisa mewujudkan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Yuli Khotimah.
Setelah bertahun-tahun mengumpulkan tabungan dari hasil kerjanya, dia akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci 7 Mei mendatang.
Rochmad mengatakan, dirinya sudah mendaftar haji sejak tahun 2012. Dia mempunyai tekad untuk berangkat haji saat menikah.
Meski tak pernah mematok tarif saat memijat, dia pun berhasil mengumpulkan tabungan untuk mendaftar haji sebesar Rp 20 juta.
“Saya sudah mendaftar haji sejak tahun 2012. Hasil menabung dari pijat urut. Alhamdulillah, tabungan pertama saya Rp 20 juta langsung saya buat untuk daftar haji ke Bank BSI," kata Rochmad, Selasa (29/4).
Dalam sehari pria yang akrab disapa Gus Mad ini bisa menyisihkan uang untuk kebutuhan rumah maupun untuk menabung haji.
Setiap hari dia terkadang mendapatkan pasien pijat hingga empat orang, baik dia datang ke rumah pasien maupun pasien yang datang ke rumah Rochmad di Jalan Cumpat Kulon Makam, Kenjeran, Surabaya.
"Ya nggak mesti, kadang dapat dua orang kadang empat orang. Hasilnya lalu saya berikan ke istri untuk dibagi sesuai kebutuhan rumah dan sebagian disisihkan untuk haji," jelasnya.
Dari hasil memijat dia pun berhasil membesarkan ketiga anak perempuannya. Bahkan salah satu anaknya ada yang masih duduk di bangku kuliah.
Rochmad yang telah berpraktik pijat sejak tahun 1998, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci.
“Alhamdulillah, syukur betul ini panggilan dari Allah langsung dan tidak semua hambanya dipanggil,” ujarnya dengan penuh haru.
Dia menekankan pentingnya tekad yang bulat dalam mempersiapkan ibadah haji. Persiapan menjelang keberangkatan adalah taqwa, sabar, dan ikhlas.
"Haji harus bulat tekadnya dengan sepenuhnya mampu secara materi, sabar, dan mampu meninggalkan keluarga,” jelas pria asal Lamongan ini.
Rochmad juga menjelaskan persiapan fisik yang telah dia lakukan. Mulai jalan kaki dari rumah ke Taman Suroboyo setiap harinya.
Pria yang juga pernah memijat Gus Dur ini juga mengaku akan memanjatkan doa-doa terbaik ketika berada di depan Ka'bah yang mustajabah. "Doa, minta kecukupan, anak cucu bisa ke Tanah Suci," ujarnya
Sementara itu istrinya, Yuli Khotimah, 56, yang dulunya seorang guru bahasa Hongkong, turut mengungkapkan kebahagiaannya.
“Senang bisa mendampingi suami ke Tanah Suci. Mudahan-mudahan nanti bisa memanjatkan doa untuk anak, cucu dan saudara agar bisa ke Tanah Suci,” ujar Yuli.
Dia pun menambahkan persiapan spiritual yang dilakukan menjelang ke Tanah Suci.
"Persiapan taqwa, lebih banyak ibadah, tawakal supaya diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah," tambahnya.
Rochmad dan Yuli akan berangkat ke Tanah Suci pada 7 Mei 2025, tergabung dalam kloter 16 jemaah haji asal Surabaya. Mereka akan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 6 Mei.
Persiapan keberangkatan pun telah dilakukan dengan matang, termasuk barang bawaan jemaah sesuai aturan yang berlaku. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari