Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Alumnus Ubaya Surabaya Ini Ciptakan Patung Wajah Paus Fransiskus dari 3D Printing

Rahmat Sudrajat • Rabu, 30 April 2025 | 01:10 WIB

 

MANFAATKAN TEKNOLOGI: Alumnus Universitas Surabaya (Ubaya) jurusan Teknik Mesin dan Manufaktur, Angelo Franklyn menunjukkan proses pembuatan printing wajah Paus dalam cetak
MANFAATKAN TEKNOLOGI: Alumnus Universitas Surabaya (Ubaya) jurusan Teknik Mesin dan Manufaktur, Angelo Franklyn menunjukkan proses pembuatan printing wajah Paus dalam cetak

RADAR SURABAYA - Sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus, yang meninggal beberapa waktu lalu.

Angelo Franklyn Wijaya, menciptakan patung wajah Paus Fransiskus menggunakan teknologi 3D printing.

Karya tersebut dipamerkan di Laboratorium Desain Produk Prodi Teknik dan Manufaktur, Kampus Ubaya Tenggilis, Selasa (29/4).

Patung berukuran 25 x 23 cm itu membutuhkan waktu pengerjaan selama 17 jam dan 600 gram filamen. 

“Prosesnya dimulai dengan mencari model 3D yang mirip, memilih filamen yang sesuai, memasukkan file ke software slicer, mengatur setting, dan baru kemudian proses printing,” terang Angelo, Selasa (29/4).

Dia mengaku kesulitan dalam menemukan file 3D yang sesuai dengan detail yang diinginkan.

Tak hanya membuat patung Paus Fransiskus, Angelo juga menerima pesanan 3D printing lainnya, seperti ukiran foto dan berbagai figur. Dalam tujuh bulan terakhir, ia berhasil meraih omzet Rp 6-7 juta. 

"Awalnya hobi, lalu saya beli alat untuk tugas akhir. Kemudian saya mulai menerima pesanan dari dosen dan teman-teman. Pesanan terbesar saya adalah 50 buah," tutur alumnus Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur (TMM) Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya).

Angelo melihat potensi bisnis 3D printing yang sangat luas, karena penerapannya yang beragam.

"Misalnya, 3D printing bisa digunakan sebagai master untuk membuat cetakan dan sparepart mesin," imbuhnya.

Selain berkarya, Angelo juga meneliti 3D printing dalam skripsinya. Ia meneliti pengaruh suhu nozzle dan bed terhadap kekuatan tarik cetakan menggunakan Polylactic Acid (PLA) dari dua merek filamen.

"Saya bersyukur mendapat dosen pembimbing yang sangat paham dan bersemangat di bidang 3D printing, yaitu Prof. Jaya. Saya senang berdiskusi dan bertukar pikiran tentang penemuan dan masa depan 3D printing," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#paus fransiskus #surabaya #3D printing #gereja katolik #ubaya #patung wajah