RADAR SURABAYA - Asrama Haji Sukolilo Surabaya hampir 100 persen siap menyambut operasional haji 2025.
Perhatian khusus diberikan pada jemaah lansia dengan penyediaan kamar khusus di lantai bawah yang memudahkan jemaah untuk mobilitas selama di asrama haji.
Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Gartaman mengatakan, pihaknya akan meningkatkan layanan untuk jemaah lansia dan difabel pada pelaksanaan haji 2025.
Seperti menempatkan kamar di bawah agar memudahkan akses, selain itu juga kamar mandi khusus lansia juga dibuat lebih ramah dengan pegangan untuk memudahkan dan antisipasi kejadian darurat.
"Pada haji 2025 kami akan tingkatkan layanan khusus ramah lansia dan difabel. Dimana seluruh kamar yang khusus lansia ditempatkan di bawah. Selain itu kamar mandi juga diberikan pegangan," kata Gartaman, Selasa (22/4).
Total kamar yang telah disiapkan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk seluruh jemaah sebanyak 585 kamar.
Kamar tersebut bisa menampung sekitar 1.800-1.900 setiap 5 kloter yang masuk ke asrama haji.
"Kami siapkan 585 kamar yang bisa menampung hingga 2.868 orang atau kalau untuk jemaah bisa 5 kloter dengan total sampai 1.900 jemaah dan PPIH pembantu yang melayani jemaah selama operasional haji," terang mantan Kasi PHU Kemenag Kota Surabaya ini.
Pihaknya juga menyediakan 4 unit mobil golf untuk mengantarkan dari hall penerimaan sampai ke kamar maupun saat hendak ke masjid.
"Kita siapkan 4 unit mobil golf dan satu mobil untuk membawa koper jemaah," imbuhnya.
Gartaman juga menyebut untuk lansia makanan yang diberikan juga berbeda dengan jemaah non lansia.
Seluruh jemaah akan diberikan makan selama di asrama haji sebanyak 3 kali, 2 kali akan diberikan snack atau makanan ringan dengan menu yang berbeda-beda setiap harinya.
Menu makanan yang disajikan sudah lolos uji, baik kehigienisan serta takaran gizi.
"Kami sudah koordinasi dengan ahli gizi dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya dengan menyesuaikan menu sesuai takaran bagi lansia dan non lansia. Agar jemaah sehat dan bisa menjalankan ibadah haji," ujarnya.
Dari total 35.152 jemaah haji asal Jawa Timur, sebanyak 1.758 jemaah merupakan lansia.
Usia jemaah haji paling tua pada keberangkatan haji 2025 yakni 107 tahun yang berasal dari Pamekasan.
Sedangkan keseluruhan jemaah haji yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya sebanyak 36.518 orang dengan jumlah 97 kloter.
Terdiri dari 3 Provinsi yakni Jawa Sebanyak 35.152 orang dengan 93 kloter, Nusa Tenggara Timur sebanyak 668 orang dengan 2 kloter dan Bali sebanyak 698 orang dengan 2 kloter.
Masing-masing kloter sebanyak 380 orang. Dijadwalkan kloter perdana akan tiba di Embarkasi Surabaya Kamis (1/5) pagi dan akan terbang ke Madinah 2 Mei sekitar pukul 07.40 WIB dengan menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari