Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kartini Zaman Now Bergaya Sarinah, Inspirasi yang Tak Pernah Mati

Dimas Mahendra • Selasa, 22 April 2025 | 14:33 WIB
Komunitas Sarinah bersama Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono memeriahkan Hari Kartini. (IST)
Komunitas Sarinah bersama Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono memeriahkan Hari Kartini. (IST)

RADAR SURABAYA - Pagi itu halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mendadak seperti panggung busana. Tapi bukan fashion show biasa. Ini peringatan Hari Kartini. Dan yang tampil adalah para perempuan tangguh dari komunitas Sarinah.

Mereka datang dengan pakaian terbaiknya. Kebaya. Jarik. Batik. Yang tua, yang muda. Yang berhijab, yang tidak. Semua bersatu dalam satu warna: Kartini.

Ada yang merah menyala. Ada yang krem elegan. Ada juga yang ungu tua dan hitam anggun. Yang penting rapi dan percaya diri.

Di tengah mereka berdiri Adi Sutarwijono. Ketua DPC. Bajunya merah mencolok. Lengkap dengan lambang banteng di dada. Ia bicara soal Kartini. Tentang perempuan dan laki-laki yang kini setara. Setidaknya di atas kertas. Dan semoga di lapangan juga begitu.

Komunitas Sarinah bukan komunitas sembarangan. Namanya diambil dari nama pengasuh Bung Karno saat kecil. Perempuan sederhana yang begitu berpengaruh. Dan kini namanya hidup kembali lewat kegiatan ini.

Norma Yunita, salah satu penggiat, menyebut acara ini bukan sekadar seremonial. Ada peragaan busana, ada pembacaan puisi. Dan tentu saja, ada semangat yang terus dijaga. “Kartini tidak pernah mati. Ia hanya ganti baju,” katanya.

Siti Maryam, Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya yang juga anggota DPRD Surabaya tiga periode, mengutip tulisan klasik: Habis Gelap Terbitlah Terang. Ia mengingatkan bahwa perempuan harus terus belajar. Harus bisa kerja sama. Harus berani bersuara.

Peringatan selesai. Tapi pesannya belum. Kartini tetap hidup. Dalam diri ibu-ibu Sarinah itu. Dalam kain batik mereka. Dalam sorot mata mereka. Dan tentu saja, dalam semangat para Kartini jaman now itu. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#hari kartini #kartini jaman now #Adi Sutarwijono #Komunitas Sarinah #sarinah