RADAR SURABAYA - Aksi Bela Palestina kembali digelar di Surabaya. Ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bela Palestina ini memadati Jalan Gubernur Suryo di depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (19/4).
Aksi tersebut diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menunjukkan solidaritas terhadap penderitaan rakyat Palestina.
Mereka mengibarkan bendera Palestina dan Indonesia Merah Putih, serta membawa poster-poster berisi dukungan untuk Palestina dan kecaman terhadap tindakan Israel.
Bendahara PDM Kota Surabaya Musa Abdullah, mengatakan, aksi ini sebagai bagian dari kampanye "Charity for Palestine", menggerakkan kepedulian terhadap umat muslim di Palestina, yang telah menderita akibat agresi militer.
"Ini bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara muslim di Palestina. Karena dari data 10 April lebih dari 50.800 jiwa telah meninggal dunia akibat konflik tersebut," ujar Musa.
Musa juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas dukungannya terhadap Palestina di kancah internasional. "Seluruh dunia sepakat bahwa Palestina harus merdeka," tegasnya.
Dalam aksi tersebut juga ada penggalangan dana yang telah berhasil mengumpulkan lebih dari setengah miliar rupiah.
Dana tersebut akan disalurkan melalui Lazizmu Kota Surabaya untuk membantu rakyat Palestina. Musa menekankan bahwa aksi ini hanyalah langkah awal.
"Kami akan terus menggalang kekuatan dan membangun jaringan dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah untuk menumbuhkan kecintaan dan dukungan terhadap Palestina," ujar Musa.
Bahkan, dia juga memastikan penggalangan dana akan terus berlanjut hingga Palestina merdeka.
Sementara itu, dalam aksi bela Palestina tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, turut hadir dan menyampaikan dukungannya.
"Perjuangan untuk Palestina bukan hanya perjuangan umat Islam, tetapi seluruh umat manusia," kata Emil.
Dia menambahkan bahwa meskipun jarak geografis memisahkan, dukungan berupa doa dan bantuan kemanusiaan tetap bisa diberikan.
Hal senada disampaikan Reni Astuti, Anggota DPR RI yang juga turut hadir di tengah-tengah massa.
Reni menekankan bahwa penderitaan rakyat Palestina merupakan tanggung jawab bersama.
"Rumah-rumah dihancurkan, anak-anak, bayi, ibu-ibu menjadi korban kebiadaban Israel," ujar Reni.
Dia berharap aksi ini dapat meningkatkan doa dan dukungan untuk Palestina hingga kemerdekaan tercapai.
Aksi Bela Palestina di depan Gedung Negara Grahadi ini diikuti oleh peserta tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Gresik, Lamongan, dan Tulungagung.
Selain itu ada sekitar 87 elemen masyarakat, termasuk dari kalangan penggiat budaya, sosial, kemanusiaan, organisasi masyarakat, Bonek, dan lainnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari