RADAR SURABAYA - Sebuah apotek di Jalan Mastrip Karangpilang, Surabaya dibobol maling, Kamis (17/4) dini hari. Pelaku dikabarkan menggasak uang diperkirakan belasan juta rupiah yang disimpan di brankas apotek. Selain itu pelaku juga mencuri ponsel operasional.
Salah satu pegawai apotek MH mengatakan, menyadari apotek tempatnya bekerja menjadi sasaran pembobolan komplotan maling, saat pemilik apotek datang sekitar pukul 07.00. Ini setelah kondisi pintu apotek di Mastrip Karangpilang, Surabaya, ini rusak.
"Kondisi pintu rolling door terbuka. Lalu kotak brankas berwarna putih tergeletak tepat di belakang bibir pintu masuk utama apotek," ungkapnya, Kamis (17/4).
Ia menambahkan, kondisi brankas kosong, pintu terbongkar atau tercongkel paksa, dan berada di dekat pintu.
MH menceritakan diduga komplotan pelaku merusak pintu pagar besi rolling door warna hitam agar dapat masuk ke apotek. Kemudian para pelaku merusak instalasi kabel data dan kelistrikan perangkat perekaman CCTV di dalam ruangan sekitar bilik kasir.
Setelah pelaku merasa aksi mereka tidak terpantau CCTV, komplotan maling mulai menyeret brankas yang tersimpan di ruangan depan penyimpanan obat. Ruangan tersebut terhubung langsung dengan bilik area kasir pelayanan apotek dan area tempat etalase obat terpajang.
"Iya diseret dari dalam ke depan. Pintunya dicopot dirusak," paparnya.
MH mengaku tidak mengetahui jumlah pasti uang yang digondol pelaku. Namun diduga jumlah uang yang dicuri pelaku mencapai belasan juta rupiah. "Mungkin jutaan. Saya nggak tahu pasti jumlahnya. Ada ponsel yang hilang dan pelaku juga merusak kunci kontak motor operasional," tegasnya.
Usai kejadian, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Karangpilang. Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Polsek Karangpilang melakukan olah TKP di apotek yang berada di Jalan Mastrip Karangpilang, Surabaya, sekitar pukul 09.00 - 10.00. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto