RADAR SURABAYA - Setelah melalui musim hujan yang sangat basah dan disertai cuaca ekstrem, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan bahwa musim kemarau di Jawa Timur akan dimulai paling awal pada Bulan Maret 2025.
Puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi dominan di Bulan Agustus 2025. Musim kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih awal datangnya, lebih panjang durasinya, dan lebih panas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim kemarau, termasuk peningkatan risiko kebakaran lahan dan hutan. Warga juga diingatkan untuk menghemat penggunaan air dan mengoptimalkan sumber air alternatif.
Saat ini Jawa Timur dalam masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. BMKG juga mengingatkan masih ada potensi cuaca ekstrem dan cuaca yang berubah-ubah. (*)
Editor : Lambertus Hurek