Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BMKG Sebut Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Puting Beliung Berpotensi Terjadi Pekan Ini di Surabaya

Lambertus Hurek • Senin, 14 April 2025 | 14:10 WIB
Peringatan cuaca ekstrem di Surabaya dan sekitarnya. (BMKG)
Peringatan cuaca ekstrem di Surabaya dan sekitarnya. (BMKG)

RADAR SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda wilayah Surabaya dan sekitarnya pada 13 hingga 19 April 2025.

Kondisi ini dipicu oleh masa pancaroba atau peralihan musim dari hujan ke kemarau yang kerap ditandai dengan ketidakstabilan atmosfer.

Dalam rilis resminya, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda menyebutkan bahwa masyarakat perlu mewaspadai hujan lebat disertai petir, angin kencang, hujan es, serta potensi puting beliung yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal.

“Kami mengimbau warga untuk menghindari aktivitas luar ruangan saat cuaca memburuk serta mewaspadai genangan air, pohon tumbang, dan reklame roboh,” ujar BMKG Stasiun Meteorologi Juanda.

Selain itu, fase bulan purnama yang terjadi pada pekan ini juga diperkirakan memicu terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Beberapa kawasan yang diprediksi terdampak antara lain Kalimas Baru, Tanjung Perak, Greges, Sontoh Laut, Kalianak, Kenjeran, hingga Pantai Timur Surabaya.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika serta layanan tanggap darurat 112 turut mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga dan tidak panik dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini.

“Segera hubungi 112 jika terjadi kondisi darurat. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” demikian pesan resmi yang disampaikan melalui kanal informasi resmi Pemkot Surabaya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh selama masa pancaroba ini agar terhindar dari penyakit, terutama mengingat perubahan suhu dan kelembapan yang cukup ekstrem. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#BMKG Juanda Surabaya #cuaca ekstrem surabaya #dampak cuaca ekstrem #banjir rob surabaya