Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Program Night Zoo Dihentikan, Kebun Binatang Surabaya Kehilangan Daya Tarik di Libur Panjang

Dimas Mahendra • Jumat, 11 April 2025 | 02:48 WIB

 

Wahana Surabaya Night Zoo sempat menjadi andalan di Kebun Binatang Surabaya.
Wahana Surabaya Night Zoo sempat menjadi andalan di Kebun Binatang Surabaya.

RADAR SURABAYA - Kebijakan penghentian program kunjungan malam atau Night Zoo di Kebun Binatang Surabaya (KBS) dinilai menjadi salah satu penyebab utama menurunnya performa lembaga konservasi milik daerah tersebut selama tahun 2024.

Dampaknya terasa nyata, terutama saat momen libur panjang yang biasanya menjadi puncak kunjungan wisatawan.

Anggota DPRD Surabaya Imam Syafi’i menyebut program Night Zoo seharusnya bisa menjadi nilai jual utama KBS di tengah persaingan wisata kota yang semakin ketat.

"Sayang sekali Night Zoo sudah tidak diberlakukan sejak puasa kemarin. Padahal itu bisa menjadi nilai tambah dan menarik lebih banyak pengunjung, terutama saat liburan," kata Imam. 

Berdasarkan data yang dipaparkan, KBS hanya mampu mencatatkan kunjungan sebanyak 1.994.909 orang sepanjang tahun 2024, turun hampir 200 ribu pengunjung dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2.198.875. Penurunan ini terjadi meskipun libur panjang tercatat lebih banyak.

Kondisi keuangan KBS juga ikut terpuruk. Jika pada tahun 2023 KBS masih mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp 5,8 miliar, pada tahun 2024 justru merugi hingga Rp 602 juta.

Ironisnya, meski pendapatan hanya turun tipis dari Rp 50,8 miliar menjadi Rp 50,6 miliar, beban operasional justru melonjak tajam dari Rp 44,9 miliar menjadi Rp 50,6 miliar.

"Ini tanda-tanda tidak sehat. Beban operasional naik drastis padahal pemasukan hampir sama. Harus ada evaluasi mendalam terkait hal ini," tegas Imam.

Ia juga mengkhawatirkan dampak kerugian berkelanjutan terhadap kesejahteraan satwa di KBS.

Menurutnya, jika tidak segera dilakukan perbaikan sistem, kondisi ini bisa berdampak lebih serius.

"Kami khawatir nanti malah ngirit pakan. Jangan sampai kebutuhan dasar satwa dikorbankan. Engkok moro-moro (nanti tiba-tiba, Red) malah masalah tambah banyak," kritiknya.

Imam meminta Wali Kota Surabaya untuk turun langsung meninjau dan menyusun langkah strategis penyelamatan KBS.

Ia berharap kebun binatang yang sudah menjadi ikon Kota Pahlawan ini tidak kehilangan daya hidupnya dan bisa kembali menjadi destinasi wisata edukatif yang membanggakan warga.

Revitalisasi program seperti Night Zoo dinilai perlu dipertimbangkan kembali sebagai salah satu solusi jangka pendek yang mampu meningkatkan daya tarik wisata dan mendongkrak jumlah kunjungan secara signifikan. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #kbs #Surabaya Night Zoo #kebun binatang surabaya #dprd surabaya #libur panjang