RADAR SURABAYA - Kecelakaan mobil BMW nopol P 805 INI yang terjun dari Tol Krian-Gresik ke Jalan dr Wahidin Sudirohusodo Kebomas Gresik disebut karena kelalaian pengemudi mobil.
"Sementara ini, kelalaian pengemudi yang tidak melihat arah rambu-rambu termasuk sarana prasarana jalan yang sudah ditandai petunjuk bahwa jalan tersebut belum difungsionalkan apalagi dioperasionalkan," ujar Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin, Rabu (9/4
Komarudin mengatakan, akses tol yang menuju Gresik itu belum terbuka (belum jadi). Bahkan rambu-rambu belum tertulis. Selain itu di sana juga ada barier yang menandakan bahwa jalan itu bukan jalan umum.
"Barier itu memang ada celah, sekitar 1 sampai 2 meter, itu cuma bisa diakses oleh petugas yang bekerja. Sebagaimana layaknya pengemudi di jalan tol kalau ada barier ya dihindari. Bukannya diterobos apalagi ditambah, rambunya belum ditulis," ucapnya.
Disinggung terkait kejadian tersebut dikarenakan pengemudi mengikuti Google Maps, Komarudin menyebut hal itu perlu pembuktian.
"Ya, kalau keterangan dari korban, ya sah-sah saja, menyampaikan. Mungkin salah jalan dan sebagainya sehingga Google Maps mengarahkan ke sana, tapi itu butuh pembuktian," tuturnya.
Pihak kepolisian sudah mengecek ke lokasi memang terdapat rambu plang yang kanan masih kosong dan kiri bertuliskan ke akses keluar tol menuju ke Kebomas Kota Gresik, Lamongan.
Sementara di bawah rambu itu juga ada barier yang menandakan bahwa jalan tersebut belum bisa dilalui. Namun terdapat celah yang dipakai akses petugas yang bekerja.
"Di bawah (rambu) ini ada barier yang diterobos. Nah, jalur sebelahnya yang ada rambunya adalah yang jalur asli ke Gresik. Pada saat di jalan, rambu seperti ini (rambu kosong) bahwa jalur itu belum dibuka, termasuk ada barier yang terpasang di bawahnya, jadi belum difungsionalkan apalagi dioperasionalkan," tegasnya.
Sebelumnya sebuah mobil sedan BMW nopol P 805 INI yang dikemudikan Rudie Heru Kumandono, 62, warga Benowo Surabaya terjun bebas dari ujung Tol Krian-Gresik ke Jalan Raya dr Wahidin Sudirohusodo Gresik Sabtu (5/4) malam. Mobil tersebut berpenumpang Endang Sri Wahyuni, 48, warga Babatan Mukti Wiyung Surabaya.
Mobil tersebut masuk ke Tol Krian-Gresik yang belum tersambung diduga karena sopir mengikuti petunjuk Google Maps. Sehingga mobil diduga menerobos barier dan melaju di jalan tol yang belum jadi atau tersambung. Kemudian mobil terjun bebas ke jalan raya.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di RS Ibnu Sina Gresik. Detik-detik saat mobil terjun bebas ke jalan raya itu terekam CCTV Dishub Gresik. Videonya kemudian viral di media sosial. (rus)
Editor : Lambertus Hurek