RADAR SURABAYA - Si jago merah kembali berulah. Sebuah kamar yang ada di lantai 2 bangunan rumah milik Moch Saleh di Sidotopo Wetan Baru, Surabaya, pun ludes. Setidaknya sebuah kamar berukuran 4 x 4 meter ludes dilalap si jago merah.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan, diduga kebakaran diakibatkan hubungan korsleting listrik di kamar tersebut. "Beruntung tim bergerak cepat hingga bisa segera ditanggulangi," ujar Laksita, Rabu (9/4).
Laksita menambahkan, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. "Dua unit Rayon 2, satu unit dari Pos Pegirian, dan satu unit lagi dari Pos Bulak," ujarnya.
Berdasarkan analisis dan evaluasi DPKP, kejadian kebakaran di Surabaya selama masa libur Lebaran dan setelahnya sebagian besar akibat kebocoran gas elpiji dan korsleting listrik.
Kepala DPKP Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan, sejumlah titik kebakaran terjadi di kawasan alang-alang, warung, kos-kosan, pasar, dan rumah penduduk. “Kebanyakan karena korsleting listrik dan elpiji ngebros,” tegasnya.
Laksita juga menjelaskan, beberapa rumah dan tempat usaha yang terbakar saat itu sedang dalam kondisi kosong karena ditinggal mudik. “Semuanya ditinggal mudik. Sedangkan satu warung yang terbakar karena LPG ngebros,” ujarnya. (sur)
Editor : Lambertus Hurek