Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pembacok Penjaga Tambak di Sukolilo Surabaya Diringkus, Motif Tak Terima Teman Disebut Mencuri Pisang

M. Mahrus • Rabu, 9 April 2025 | 16:53 WIB
Tersangka pembacokan dan penganiayaan diamankan di Mapolsek Sukolilo Surabaya. (IST)
Tersangka pembacokan dan penganiayaan diamankan di Mapolsek Sukolilo Surabaya. (IST)


RADAR SURABAYA - Dua pelaku pembacokan penjaga tambak inisial T warga Keputih Sukolilo Surabaya ditangkap. Tersangka MS, 31, dan FZ, 38, keduanya warga Keputih Tegal Timur, Sukolilo Surabaya. Aksi pembacokan itu gegara pelaku tidak terima lantaran korban memberikan informasi ke grup warga bahwa teman tersangka mencuri pisang di perumahan.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo AKP Gede Made Sutanaya mengatakan, kedua tersangka ditangkap saat bersembunyi di Mojokerto pada Jumat (28/3) lalu. 

Pembacokan bermula saat korban menjaga tambak di kawasan Keputih Tegal Timur Baru, Sabtu malam (22/3). Saat itu korban menjaga tambak seorang diri dan berada di gubuk. Pukul 23.45 korban berjalan ke arah permukiman untuk membeli rokok.

Setelah membeli rokok, Minggu (23/3) dini hari korban kembali ke gubuk. Tiba-tiba sudah ada MS dan FZ. MS lalu menyerang dan memukuli korban. Korban sempat melawan. Tak lama kemudian MS meminta parang yang dibawa FZ.

"Lalu parang disabetkan beberapa kali ke arah kepala korban," ucapnya.

Sabetan parang itu oleh korban ditangkis menggunakan tangan kanan dan kiri. Sehingga membuat luka sayatan dan robek di tangan dan kaki korban. Korban lalu berjalan mundur 30 meter ke arah barat. 

Merasa nyawanya terancam, korban kabur ke arah selatan. MS terus mengejar korban. Korban lalu sembunyi di semak-semak sambil melihat situasi. Beberapa saat kemudian MS dan FZ meninggalkan tambak.

Korban lalu berjalan ke selatan menuju Kali Londo. Namun korban mengalami pusing dan ambruk karena tidak kuat menahan luka robek di lengan yang diderita akibat sabetan parang.

Korban ditemukan warga dalam kondisi berlumuran darah. Lalu dibawa ke rumahnya dan dievakuasi ke Rumah Sakit Haji Sukolilo.

"Motif tersangka melakukan penganiayaan karena korban sempat share atau memposting di grup warga kampung bila saudara B (teman tersangka MS dan FZ) mencuri pisang di perumahan," terangnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#bacok penjaga tambak #pembacokan di tambak keputih #bacokan surabaya #aniaya penjaga tambak sukolilo