RADAR SURABAYA - Menjelang berakhirnya libur panjang Lebaran, Stasiun Surabaya Gubeng terpantau ramai penumpang yang akan berangkat maupun turun dari kereta api (KA).
Kota-kota tujuan favorit penumpang antara lain Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Banyuwangi.
"Tidak ada tanggal tertentu yang menjadi puncak arus balik. Selama periode arus balik, rata-rata kami memberangkatkan 18 ribu hingga 20 ribu penumpang setiap harinya," kata Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif, Jumat (4/4).
Dia menyebut rata-rata kepadatan terjadi di stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Hingga Jumat sebanyak 19.076 penumpang yang naik dan 26.760 penumpang yang turun.
"Hingga Jumat siang, diperkirakan 20 ribu penumpang telah berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya," jelasnya.
Dari total 571 ribu tiket yang disediakan selama masa angkutan lebaran (21 Maret hingga 11 April), hampir 87 persen telah terjual. Artinya, saat ini tersisa 13 persen tiket yang belum terjual.
"Selama masa angkutan Lebaran, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 49 kereta jarak jauh reguler dan sembilan kereta tambahan," imbuhnya.
Mayoritas penumpang yang datang di Daop 8 naik KA Ambarawa ekspres dari Stasiun Semarang Poncol tujuan Surabaya Pasar Turi, KA Sancaka dari Jogja tujuan Surabaya Gubeng dan KA Mutiara Timur dari Stasiun Ketapang Banyuwangi tujuan Stasiun Surabaya Gubeng.
"Stasiun-stasiun besar seperti Gubeng, Pasar Turi, dan Malang menjadi titik kedatangan utama bagi para pemudik yang kembali dari berbagai daerah," pungkasnya. (rmt/rek)
Editor : Nurista Purnamasari