Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Surabaya Gelar Manasik Akbar di Asrama Haji Sukolilo 

Rahmat Sudrajat • Sabtu, 5 April 2025 | 02:38 WIB

 

SEMANGAT: Jemaah haji asal Surabaya saat melakukan bimbingan atau manasik tingkat kota tahun lalu sebelum keberangkatan ke tanah suci.
SEMANGAT: Jemaah haji asal Surabaya saat melakukan bimbingan atau manasik tingkat kota tahun lalu sebelum keberangkatan ke tanah suci.
RADAR SURABAYA - Jemaah haji asal Surabaya akan menggelar manasik akbar tingkat kota di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada 10-11 April 2024.

Kegiatan ini menjadi persiapan penting menjelang keberangkatan jemaah haji yang akan memasuki asrama haji mulai 1 Mei 2024, dengan kloter perdana terbang ke Tanah Suci pada 2 Mei 2024. 

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, Sururil Faizin, menjelaskan bahwa manasik haji bertujuan memaksimalkan persiapan fisik dan spiritual jemaah. 

"Ibadah haji 90 persen mengandalkan fisik, sehingga jemaah perlu dibekali pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan haji di Tanah Suci," ujarnya, Jumat (4/4). 

Sebelumnya, jemaah telah mengikuti manasik di tingkat kecamatan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Manasik tingkat kota ini akan dilaksanakan dalam dua gelombang per hari:  Gelombang 1: 07.00–12.30 WIB, Gelombang 2: 12.30–16.30 WIB (10 April) / 13.00–16.30 WIB (11 April).

"Pembagian gelombang disesuaikan dengan kecamatan karena kapasitas tempat terbatas. Setiap gelombang diikuti sekitar 1.400 jemaah, dengan total estimasi 2.700 peserta," jelas Sururil. 

Jemaah haji Surabaya akan masuk asrama haji setelah Wilayah Kerja (Wilker) Kediri.

Mereka harus memastikan dokumen lengkap dan visa siap karena keberangkatan bisa dimulai kapan saja, terutama bagi jemaah cadangan. 

Mohammad As’adul Anam, Kabid PHU Kanwil Kemenag Jawa Timur, menyatakan bahwa Embarkasi Surabaya melayani jemaah dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bali dengan 97 kloter, terdiri dari Jawa Timur sebanyak 93 kloter, NTT 2 kloter, dan Bali 2 kloter. 

Maskapai yang digunakan adalah Saudi Arabia Airlines dengan kapasitas 380 jemaah per kloter. 

Tahun ini, jemaah haji Embarkasi Surabaya masih menggunakan fast track untuk mempercepat pemeriksaan dokumen di Bandara Juanda. 

"Kami sudah mengevaluasi sistem fast track tahun lalu dan berkoordinasi dengan Angkasa Pura serta maskapai. Tinggal menunggu persetujuan dari Pemerintah Arab Saudi," pungkas Anam.

Dengan persiapan matang ini, diharapkan jemaah haji Surabaya dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk. (rmt/rak)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #fast track #bandara juanda #manasik akbar #asrama haji sukolilo #kemenag kota surabaya #jemaah haji #manasik haji