Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

RSUD dr Soetomo Antisipasi Lonjakan Pasien saat Lebaran, Ternyata Masih Ada Korban Petasan

Rahmat Sudrajat • Kamis, 3 April 2025 | 23:33 WIB

 

Suasana pelayanan di area IGD RSUD Dr Soetomo, Surabaya. 
Suasana pelayanan di area IGD RSUD Dr Soetomo, Surabaya. 

RADAR SURABAYA - Meskipun libur lebaran panjang, pelayanan medis di RSUD dr Soetomo, Surabaya tetap beroperasi normal, khususnya layanan instalasi gawat darurat (IGD) yang tetap buka 24 jam.  

Kepala IGD RSUD dr Soetomo, dr Hardian Basuki mengatakan, pihaknya telah bersiaga dengan menyiagakan dokter spesialis dari berbagai bidang, seperti bedah umum, ortopedi, saraf, plastik, dan kandungan.  

"Setiap hari ada satu dokter spesialis yang standby. Kemudian ada juga spesialis penyakit dalam dan anak untuk mempercepat pelayanan," kata dr Basuki, Kamis (3/4).

Dia mengaku, kunjungan IGD rata-rata selama lebaran lebih banyak dari hari biasanya. dr Basuki merinci tahun 2023, rata-rata kunjungan mencapai 105 pasien per hari.

Namun, selama siaga lebaran 2024, kunjungan meningkat menjadi 120 pasien per hari, atau hampir 30 pasien lebih banyak dibandingkan hari biasa.  

"Kalau pengalaman dari tahun ke tahun meningkat. Tahun 2024 120 pasien per hari saat siaga lebaran. Mayoritas pasien merupakan rujukan dari rumah sakit lain, baik dari Surabaya maupun daerah di Jawa Timur dan sekitarnya," jelasnya.

dr Basuki juga menjelaskan kesiapan ruang operasi yang tahun lalu, jumlah pasien operasi sekitar 12,6 persen atau sebanyak 155 pasien.

"Total kunjungan tahun lalu selama periode siaga lebaran mencapai 1.195 itu plus pasien operasi," imbuhnya.

Namun hingga lebaran hari ke empat ini, pihaknya masih belum tahu persis jumlah pasien, meski demikian pihaknya tetap bersiaga untuk mengantisipasi jumlah pasien yang tiba-tiba membludak.

"Lebaran tahun ini kami belum tahu pasti, tetapi kami tetap bersiaga," jelasnya. 

Terkait kasus petasan, tahun ini terdapat satu kasus anak-anak yang mengalami luka bakar hampir seluruh tubuh dan masih dirawat intensif. 

"Karena luka bakar perawatan tidak sekali akan dilakukan cuci luka sekian hari sampai dilakukan sampai kondisi tertentu pasien bisa rawat jalan," tutur dr Basuki.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak bermain petasan apalagi juga ada larangan dari pemerintah setempat maupun aparat kepolisian. 

Menurutnya, petasan merupakan benda yang berbahaya bisa mengancam jiwa, terutama mengancam tangan.

"Tapi tren kasus korban petasan pun mulai menurun dari tahun ke tahun. Kalau sekarang ini baru ada satu itu pas puasa Ramadan kemarin anak-anak pasiennya," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya menyiagakan dokter spesialis seperti spesialis dari bedah umum, ortopedi, saraf, plastik, urologi yang setiap hari selama lebaran ada satu orang yang standby. Kemudian dari spesial kandungan juga siaga.

Ada penyakit dalam dan spesialis anak untuk membantu percepatan pelayanan.

"IGD selalu bersiaga dan didukung oleh unit lain, minimal lima spesialis standby di IGD,  ditambah ratusan perawat di masing-masing unit," ujarnya.

Selain itu, untuk pasien dengan penyakit kronis tetap dapat mengambil obat sesuai penyesuaian jadwal yang telah dilakukan sesuai aturan BPJS Kesehatan. 

Layanan hemodialisis (HD), yang biasanya libur pada hari Minggu, juga tetap beroperasi selama libur lebaran.

Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. dr. Cita Rosita, mengimbau pasien untuk memperhatikan jadwal pelayanan dan datang sesuai jadwal agar tidak terjadi penumpukan pasien.

Prof. dr. Cita juga memprediksi peningkatan jumlah pasien selama libur panjang, mengingat Surabaya sebagai destinasi wisata utama Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kasus penyakit dalam dan penyakit lainnya cukup banyak, meskipun jumlah operasi diperkirakan lebih sedikit karena berkurangnya kasus akibat petasan.  

"Kecelakaan lalu lintas tetap ada, namun bukan penyebab utama peningkatan pasien. Mayoritas pasien yang dirawat mengalami penyakit darah tinggi, gangguan lambung, infeksi paru-paru, dan kurang darah," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#igd #libur lebaran #tenaga medis #surabaya #korban petasan #dokter spesialis #rsud dr soetomo