RADAR SURABAYA – Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo, meresmikan gedung Institutum Theologicum Ioannis Mariae Vianney Surabayanum (IMAVI) di Kompleks Universitas Katolik Widya Mandala, Pakuwon City, Surabaya, dalam sebuah perayaan ekaristi bersama civitas academica.
Misa Kudus ini dipimpin langsung oleh Mgr. Piero Pioppo sebagai selebran utama, dengan para konselebran yang terdiri dari Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (Uskup Surabaya), Mgr. Bernadus Bofitwos Baru, OSA (Uskup Terpilih Keuskupan Timika), Mgr. Michael Pawlowicz (Sekretaris Nunsiatura), serta Mgr. Joseph-Marie Ndi-Okalla (Uskup Keuskupan Mbalmayo, Kamerun).
Perayaan ini dihadiri oleh para imam, dosen, para donatur, serta umat undangan. Suasana misa berlangsung khidmat, dengan lantunan doa dan nyanyian yang mengiringi momen bersejarah bagi pendidikan teologi di Keuskupan Surabaya ini.
Dalam sambutannya seusai misa, Ignasius Jonan, Ketua Yayasan Universitas Katolik Widya Mandala, mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan gedung IMAVI yang diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran teologi bagi calon imam dan kaum awam.
Sementara itu, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo—yang akrab disapa Uskup Didik—menyampaikan bahwa gedung ini awalnya direncanakan diresmikan pada 20 Januari 2025, bertepatan dengan hari penahbisannya sebagai Uskup Surabaya. Namun, rencana tersebut ditunda karena kondisi kesehatan Ignasius Jonan yang saat itu masih dalam perawatan intensif.
"Nuntio bilang kita tunda dulu sampai Pak Jonan sembuh," kenang Uskup Didik, mengisahkan keputusan untuk menjadwalkan ulang peresmian ini.
Setelah misa dan peresmian, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para donatur dan undangan. Kehadiran para uskup dari dalam dan luar negeri dalam acara ini menandai eratnya hubungan Gereja Katolik Surabaya dengan komunitas internasional dalam bidang pendidikan dan formasi calon imam. (*)
Editor : Lambertus Hurek