RADAR SURABAYA - Suasana khidmat dan gembira menyelimuti kawasan Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya pada Minggu malam (30/3).
Takbir dilakukan oleh masyarakat setempat dengan menggelar cara keliling menyambut datangnya Idulfitri 1446 Hijriah, Senin (31/3).
Tak hanya anak-anak, remaja, hingga orang tua turut serta dalam pawai takbir yang meriah ini.
Mereka berjalan kaki sambil membawa obor, mengitari kawasan Sukolilo Baru hingga Pantai Mentari.
"Takbir keliling ini sudah menjadi rutinitas setiap menjelang Idul Fitri maupun Idul Adha," ujar Wakil Ketua Ranting Muhammadiyah Sukolilo, Surabaya, Abdur Rachman, Minggu (30/3).
Menurutnya takbir keliling ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa cinta terhadap agama, khususnya anak-anak sejak dini.
Meskipun tahun ini jumlah peserta menurun menjadi sekitar 200 orang dibandingkan tahun sebelumnya, antusiasme masyarakat tetap terlihat tinggi.
Anak-anak yang mengikuti takbir keliling, mulai dari tingkat TK hingga SMP, didampingi oleh orang tua.
Menariknya takbir keliling ini dengan mengikuti tradisi menggunakan obor.
"Penggunaan obor ini merupakan upaya untuk mengangkat nilai-nilai tradisional," jelas Abdur Rachman.
Konsep setiap tahunnya selalu mengedepankan semangat bambu, mengingatkan pada suasana takbiran di masa lalu.
"Suasana takbir keliling menjadi momen yang penuh makna, menggabungkan tradisi dan semangat kebersamaan dalam menyambut hari raya Idulfitri," pungkasnya. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa