Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jelang Nyepi, Ratusan Umat Hindu Arak Ogoh-Ogoh di Kenjeran, Surabaya

Rahmat Sudrajat • Sabtu, 29 Maret 2025 | 01:48 WIB

 

MERIAH: Pawai seni ogoh-ogoh di sekitar Pura Segara Kenjeran, Surabaya sehari menjelang Nyepi. 
MERIAH: Pawai seni ogoh-ogoh di sekitar Pura Segara Kenjeran, Surabaya sehari menjelang Nyepi. 

RADAR SURABAYA - Umat Hindu di Surabaya menggelar pawai ogoh-ogoh, Jumat (28/3) sore, sehari menjelang Hari Raya Nyepi. 

Arak-arakan  patung ogoh-ogoh di sekitar Pura Segara Kenjeran menarik perhatian warga lintas agama.

Pawai tersebut menampilkan tiga patung ogoh-ogoh besar dan beberapa patung ogoh-ogoh kecil.

Menurut salah satu pengurus Pura Segara Kenjeran Surabaya, Agung, pawai tahun ini digelar serentak di dua lokasi, yaitu Pura Segara Kenjeran dan sebuah pura di kawasan Wiyung.

"Ada tiga patung ogoh-ogoh raksasa dan beberapa patung kecil yang diarak. Tahun ini ada dua lokasi pawai, dan kegiatan ini masuk dalam agenda destinasi pariwisata tahunan Kota Surabaya," ungkap Agung.

Sementara itu, menurut Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Surabaya, Ketut Gotra Astika, pawai seni ogoh-ogoh merupakan rangkaian upacara Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, yang diawali dengan upacara Melasti pada Sabtu, 22 Maret lalu.

Upacara Melasti bertujuan untuk pensucian diri, melenyapkan kotoran masyarakat dan alam semesta, serta mendapatkan kesucian hidup.  

"Pawai ogoh-ogoh sendiri bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan harmoni hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam," ujar Ketut.

Ogoh-ogoh sendiri merupakan karya seni patung khas Bali, menggambarkan Bhuta Kala, representasi kekuatan alam semesta dan waktu dalam ajaran Hindu Dharma.

Selain wujud raksasa, ogoh-ogoh juga sering menggambarkan makhluk dari surga, dan neraka.

Pawai ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Surabaya dan bagian dari perayaan Nyepi. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Pura Segara #hari raya nyepi #surabaya #melasti #hindu dharma #pawai ogoh ogoh #kenjeran