RADAR SURABAYA - Mobil Honda BR-V nopol L 1756 YI milik Yudha, 34, warga Sukomanunggal Surabaya terbakar di SPBU Jalan Kayoon, Surabaya, Kamis (27/3) sore. Penyebabnya, gara-gara ada bocah kecil (bocil) berusia 9 tahun bermain korek api gas dan dilempar ke ember berisi bensin yang hendak dimasukkan ke tandon SPBU.
Akibat kebakaran tersebut, bagian depan mobil hangus. Selain itu, si bocil mengalami luka bakar di tangan dan wajah. Sedangkan sekuriti SPBU, NFM, 37, mengalami luka bakar derajat satu 6 persen di tangan kanan.
Pemilik mobil Yudha mengatakan, semula bocah dan dua orang temannya menumpang atau nggandol di bak sebuah mobil pikap. Mobil pikap tersebut berhenti di area SPBU, sehingga ketiga orang bocil turun.
Si bocah tiba-tiba melemparkan korek gas kondisi menyala ke arah tandon penyimpanan pasokan bensin yang akan dijual ke pembeli. "Bocil-bocilnya gabut, akhirnya mainan (korek), tapi mainannya tidak tahu kalau berbahaya," ujarnya, Jumat (28/3).
Baca Juga: Bursa Transfer: Manchester United Siap Lepas Kobbie Mainoo Musim Panas Ini, Inter Milan Berminat
Di sekitar bibir penutup tandon terdapat wadah drum berisi bensin dalam jumlah sedikit. Wadah drum tersebut baru saja dipakai oleh petugas SPBU untuk memeriksa tera pasokan bahan bakar di salah satu mesin pompa.
Bensin pada drum tersebut bakal dikembalikan ke dalam tandon penyimpanan pasokan bensin atau bahan bakar. Akibat dilempar korek, terjadi ledakan dan kebakaran. Tumpahan bensin membuat api cepat merambat dan membakar bagian depan mobil.
Mengetahui terjadi kebakaran sekuriti langsung melalukan pemadaman menggunakan Apar. "Berdasarkan pengakuan anak kecilnya, dia mainan korek, koreknya dilempar ke drum, terus meledak. Kayaknya isi minyak. Kayaknya tadi sempat jalan ke bawah (mobil) mengalir, terus apinya mengikuti. Terus kenaklah mobil," terangnya.
Sementara itu, bocil berinisial R mengaku dirinya bersama teman-temannya memang bermain korek di area SPBU. "Iya (dilempar korek). (Yang melakukan) Saya. Tadi sama temanku," ucapnya saat ditanyai awak media.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Buyung Hidayat menuturkan, pelaku alias bocah mengalami luka bakar derajat satu sekitar 16 persen pada bagian tangan dan wajah. Sekuriti SPBU mengalami luka bakar derajat satu sekitar 6 persen pada bagian tangan kanan.
Kapolsek Genteng AKP Grandika Indera Waspada saat dikonfirmasi terkait penyebab kebakaran menyebut masih dalam proses penyelidikan. "Belum bisa disimpulkan karena para korban masih pemulihan," pungkasnya. (rus/rek)
Editor : Lambertus Hurek