RADAR SURABAYA - RSUD dr Soetomo Surabaya memastikan layanan kesehatan tetap optimal selama libur panjang lebaran tahun ini mulai 28 Maret - 7 April.
Direktur RSUD dr Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 1.501 tenaga cadangan yang terdiri dari 39 tenaga manajemen, 1.009 tenaga pelayanan, dan 453 staf medis.
"Setiap hari, sekitar 235-238 tenaga medis akan bertugas, termasuk dokter spesialis yang berjaga secara bergantian sesuai kebutuhan layanan," kata Prof. Cita, Rabu (26/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan pasien selama libur panjang lebaran, RSUD dr Soetomo juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas.
Antara lain IGD, ruang perawatan intensif (ICU), ruang bedah, ruang radiologi, CT scan, laboratorium, farmasi, dan layanan gizi.
Tersedia pula layanan ambulans dan dukungan penuh dari tim anastesi, bedah, penyakit dalam, anak, dan kandungan yang siap siaga.
"Kami juga telah menyiapkan 1.300 tempat tidur dan tim keperawatan menggunakan aplikasi jadwal digital untuk memobilitas pasien jika terjadi penumpukan di suatu ruangan," tambah Prof. Cita.
Meskipun pelayanan rawat jalan akan diliburkan, layanan gawat darurat (IGD) tetap beroperasi 24 jam.
Untuk pasien dengan penyakit kronis, penyesuaian jadwal pengambilan obat telah dilakukan sesuai aturan BPJS Kesehatan.
Layanan hemodialisis (HD) yang biasanya libur pada hari Minggu, kini tetap beroperasi selama libur lebaran.
"Kami juga mengimbau pasien untuk memperhatikan jadwal pelayanan yang telah disampaikan dan datang sesuai jadwal agar tidak terjadi penumpukan pasien," imbaunya.
Prof. Cita juga memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah pasien selama libur panjang lebaran, mengingat Surabaya sebagai destinasi wisata utama Jawa Timur dan Jawa Tengah.
"Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kasus penyakit dalam cukup banyak, begitu juga penyakit lainnya. Namun, jumlah operasi diperkirakan lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena berkurangnya kasus akibat petasan. Kecelakaan lalu lintas masih ada, namun tidak menjadi penyebab utama peningkatan pasien," ungkapnya.
Sebagian besar pasien menurutnya yang perlu diantisipasi adalah mereka yang mudik dan berlibur.
"Kasus hipertensi dan penyakit terkait pola makan juga cukup tinggi," jelasnya.
Sementara itu, pada lebaran tahun 2024 pasien yang dirawat di IGD, RSUD dr Soetomo, Surabaya mengalami peningkatan sebanyak 1.195 orang.
Mayoritas pasien yang dirawat mengalami penyakit darah tinggi, gangguan lambung serta infeksi paru-paru dan kurang darah.
Kepala IGD RSUD dr Soetomo, dr Hardian Basuki mengatakan total kunjungan pasien selama lebaran mencapai 1.195 pasien ke IGD RSUD dr Soetomo, Surabaya.
Sebanyak 411 pasien berasal dari rujukan rumah sakit lain, kemudian pasien yang diantarkan oleh tim gerak cepat (TGC) 112 dan PMI sebanyak 49 pasien.
"Untuk non rujukan atau pasien datang sendiri mencapai 656 pasien dan 24 pasien yang seharusnya berobat ke poliklinik akhirnya datang ke IGD pada kondisi tertentu dan dirawat inap," ujar dr Hardian. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari